Connect with us

RIAU

Cabuli Bocah 12 Tahun, Polisi Ciduk Pria Bejat di Riau

Aktualitas.id -

Ilustrasi, dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Aksi bejat seorang predator seksual berinisial MN (32) di Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, akhirnya terhenti di balik jeruji besi. MN ditangkap aparat kepolisian setelah kedapatan melakukan pencabulan terhadap seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun. Kelakuan menyimpang pelaku terbongkar secara memalukan setelah ia nekat mengirimkan foto cabul ke ponsel milik korban.

Kasus ini mencuat saat orang tua korban merasa curiga dengan isi ponsel anaknya. Betapa terkejut dan murkanya orang tua tersebut saat menemukan pesan serta foto-foto menjijikkan yang dikirimkan oleh MN. Setelah didesak, sang anak akhirnya mengakui bahwa ia telah menjadi korban pencabulan oleh pelaku.

“Perkara ini terungkap setelah orang tua korban menemukan pesan dan foto yang mencurigakan di telepon genggam anaknya,” ujar Kapolsek Teluk Meranti, Ipda Vicki Rizki, Sabtu (17/7/2026).

BACA JUGA  Polisi Tangkap Residivis dan Sita Setegah Kilogram Sabu

Tak butuh waktu lama bagi aparat untuk bertindak. Begitu laporan diterima, personel Polsek Teluk Meranti langsung bergerak cepat memburu pelaku. Hanya dalam hitungan kurang dari 60 menit, predator bejat ini berhasil diringkus tanpa perlawanan.

Ipda Vicki menegaskan bahwa langkah cepat ini adalah bukti nyata komitmen Polri dalam melindungi anak-anak dari ancaman predator seksual yang berkeliaran. “Begitu laporan kami terima, personel langsung bergerak. Ini bentuk komitmen kami memberikan perlindungan bagi masyarakat,” tegasnya.

Kini, MN harus mempertanggungjawabkan perbuatan kejinya di ruang penyidikan Unit Reskrim Polsek Teluk Meranti. Ia dijerat dengan Pasal 415 huruf b UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman penjara hingga 9 tahun.

BACA JUGA  Mobil Pickup Tabrak Dump Truk, 2 Tewas 1 Luka Berat

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para orang tua untuk selalu memantau aktivitas digital anak-anak mereka. Predator seksual kini tidak lagi hanya mengintai di balik bayang-bayang, tetapi mulai berani masuk ke ruang privat anak melalui layar ponsel. (Irawan/Mun)

TRENDING