Connect with us

RIAU

Peringati Hari Jadi Bengkalis, Pemkab Gelar Lomba Tradisional untuk Lestarikan Budaya

Aktualitas.id -

Permainan Tradisional

AKTUALITAS.IDPemerintah Kabupaten Bengkalis menggelar lomba gasing dan layang-layang sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-514 Kabupaten Bengkalis Tahun 2026. Sebanyak 18 peserta mengikuti lomba gasing, sedangkan lomba layang-layang diikuti 54 pelajar tingkat SMP dan SMA sebagai upaya melestarikan permainan tradisional sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bengkalis Hambali, mewakili Bupati Bengkalis Kasmarni, mengatakan permainan tradisional merupakan bagian dari identitas budaya Melayu yang harus terus dijaga agar tidak tergerus perkembangan zaman.

“Permainan tradisional seperti gasing dan layang-layang adalah bagian kekayaan budaya Melayu yang telah hidup turun-temurun. Di balik kesederhanaannya, permainan ini mengajarkan nilai kehidupan, mulai dari sportivitas, ketekunan, kreativitas, kerja sama, kesabaran, disiplin, hingga semangat pantang menyerah,” ujar Hambali dalam keteran resmi yang diterima Aktualitas.id, Senin (20/7/2026).

BACA JUGA  Polda Riau Gagalkan Perdagangan Ilegal Narkotika Jenis Heroin

Perlombaan tersebut menjadi salah satu agenda budaya dalam peringatan Hari Jadi ke-514 Kabupaten Bengkalis. Lomba gasing dibuka untuk masyarakat umum, sedangkan lomba layang-layang diikuti 25 pelajar tingkat SMP dan 29 pelajar tingkat SMA. Kegiatan ini dirancang untuk melibatkan masyarakat lintas generasi sekaligus memperkenalkan permainan tradisional kepada kalangan pelajar.

Dalam sambutan itu, Hambali menyampaikan apresiasi kepada panitia, sponsor, komunitas olahraga tradisional, guru pendamping, orang tua peserta, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan acara tidak lepas dari kolaborasi berbagai elemen masyarakat.

“Lomba Permainan Anak Negeri ini bukan sekadar hiburan dalam perayaan hari jadi daerah, tetapi merupakan bukti komitmen bersama menjaga warisan budaya, memperkuat jati diri masyarakat Bengkalis, serta menanamkan nilai kebersamaan kepada generasi penerus,” kata dia.

BACA JUGA  Polemik Konkoorcab PKC PMII Riau, Dua Kandidat Saling Klaim Kemenangan

Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga mengajak masyarakat untuk terus menghidupkan permainan tradisional di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Selain menjadi sarana pelestarian budaya, kegiatan seperti ini dinilai mampu mempererat silaturahmi dan memperkuat interaksi sosial di tengah masyarakat.

Hambali mengatakan lomba gasing bagi masyarakat umum dan lomba layang-layang bagi pelajar diharapkan menjadi media pembinaan karakter sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal sejak usia dini. Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi berkembang menjadi ruang edukasi dan pelestarian budaya yang berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bengkalis juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Jadi ke-514 Bengkalis sebagai momentum memperkuat persatuan, semangat gotong royong, serta kebersamaan dalam membangun Negeri Junjungan.

BACA JUGA  Polda Riau Bekuk 4 Sindikat Perampok Bersenjata Api

“Lewat kegiatan budaya, seni, dan permainan rakyat seperti ini, kami harap semangat mencintai dan membangun daerah semakin tumbuh di hati kita semua,” ujar Hambali membacakan pesan Bupati.

TRENDING