DUNIA
Macron: Pengakuan Negara Palestina Cara Terbaik Isolasi Hamas
AKTUALITAS.ID – Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menegaskan kembali kritiknya terhadap serangan militer Israel di Jalur Gaza. Ia menyatakan mengakui Negara Palestina secara resmi adalah strategi paling efektif untuk mengisolasi kelompok Hamas. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah wawancara eksklusif dengan stasiun televisi Israel, Channel 12, pada Kamis (18/9/2025).
Menurut Macron, pengakuan tersebut akan memisahkan perjuangan rakyat Palestina dari tindakan Hamas. “Mengakui negara Palestina sama saja dengan memutuskan untuk mengatakan: ‘Perspektif sah rakyat Palestina dan penderitaan mereka saat ini tidak ada hubungannya dengan Hamas’,” jelas Macron, seperti dilansir oleh AFP dan Al Arabiya.
Prancis adalah salah satu negara Eropa yang berencana untuk secara resmi mengakui Negara Palestina dalam sidang Majelis Umum PBB bulan ini. Langkah ini bertujuan untuk mengeliminasi pengaruh Hamas dan mendorong solusi dua negara. Namun, usulan ini secara konsisten ditolak oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Dengan terus meluasnya pemukiman Israel di Tepi Barat, Macron memperingatkan bahwa saat ini adalah momen kritis. “Sekaranglah ‘menit terakhir sebelum mengusulkan dua negara akan menjadi sama sekali mustahil’,” tegasnya, menyiratkan urgensi untuk bertindak sebelum solusi damai tidak lagi dapat diwujudkan. (Mun)
-
JABODETABEK28/03/2026 05:30 WIBBMKG: Cuaca Jakarta Sabtu Didominasi Hujan Ringan
-
OASE28/03/2026 05:00 WIBKenapa Nabi Muhammad Tidak Berhaji Berkali-kali?
-
EKBIS28/03/2026 10:30 WIBKetegangan Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak Global
-
NASIONAL28/03/2026 11:00 WIBKomnas HAM: Panglima TNI Harus Periksa Eks Kabais
-
NUSANTARA28/03/2026 09:30 WIBPolisi Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Remaja di Pontianak
-
NASIONAL28/03/2026 06:00 WIBHemat Energi, Gedung DPR RI Bakal Gelap Mulai Jam 6 Sore
-
DUNIA28/03/2026 08:00 WIBTanpa Bukti, Trump Klaim CIA Sebut Mojtaba Khamenei Gay
-
NASIONAL28/03/2026 09:00 WIBDPR Ingatkan WFH 1 Hari Tak Boleh Dipaksakan ke Swasta