Connect with us

DUNIA

Krisis Kemanusiaan: Kapal Terakhir ‘Global Sumud Flotilla’ yang Bawa Bantuan ke Gaza Dibajak Pasukan Israel

Aktualitas.id -

rombongan Global Sumud Flotilla (GSF), Foto: Ist

AKTUALITAS.ID – Upaya terakhir rombongan Global Sumud Flotilla (GSF) untuk menembus blokade dan mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza berakhir setelah kapal terakhir mereka, Marinette, dilaporkan dibajak oleh pasukan Israel pada Jumat (3/10/2025).

Insiden pembajakan ini disiarkan secara live melalui kanal YouTube GSF, yang memperlihatkan pasukan militer Israel mendekati dan merangsek masuk ke kapal Marinette. Siaran langsung tersebut kemudian terputus beberapa saat setelah kapal berhasil dikuasai.

Kapal Marinette menjadi satu-satunya kapal dari armada GSF yang tersisa dan terus berlayar, mendekati pesisir Gaza. Berdasarkan situs pelacakan kapal, saat dicegat, Marinette sudah berada dalam jarak sekitar 75 kilometer dari pantai barat Gaza.

Ratusan Aktivis Ditangkap, Termasuk Greta Thunberg
Pembajakan kapal Marinette ini melengkapi penahanan seluruh armada Global Sumud Flotilla. Sebelumnya, pada Rabu (1/10), angkatan laut Israel telah mencegat dan membajak puluhan kapal GSF lainnya, menahan lebih dari 400 aktivis dan menggiring mereka ke Israel.

Aktivis ternama dunia, termasuk aktivis iklim Greta Thunberg, dikonfirmasi termasuk di antara ratusan orang yang ditangkap dalam operasi blokade tersebut. Armada GSF merupakan inisiatif internasional yang dimulai sejak 31 Agustus, melibatkan sekitar 40 kapal sipil, jurnalis, tenaga kesehatan, dan aktivis.

Freedom Flotilla Kerahkan 9 Kapal Baru

Menyusul pembajakan seluruh armada GSF, Freedom Flotilla Coalition (FFC) segera bertindak. FFC mengumumkan telah mengerahkan sembilan kapal baru untuk bergabung dan mencoba menembus blokade Israel di Gaza.

Sembilan kapal FFC tersebut, yang saat ini masih berada di perairan internasional Mediterania, memiliki nama unik seperti Alaa Al-Najjar dan Gaza Sunbird. Upaya ini menunjukkan konsistensi gerakan internasional untuk melawan blokade dan menyalurkan bantuan kepada warga Gaza di tengah krisis kemanusiaan yang mendalam. (Mun)

TRENDING