EKBIS
Dolar AS Perkasa, Rupiah Kembali Melemah di Awal Oktober 2025
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pertama bulan ini, Rabu (1/10/2025). Pelemahan ini terjadi di tengah pergerakan mata uang di kawasan Asia yang cenderung datar dan tanpa arah yang jelas.
Berdasarkan data Reuters pada pukul 09.02 WIB, kurs rupiah berada di level Rp16.670 per dolar AS. Posisi ini menunjukkan pelemahan tipis jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan hari sebelumnya di level Rp16.660 per dolar AS.
Sementara itu, mayoritas mata uang utama di Asia lainnya bergerak variatif dengan perubahan yang tidak signifikan terhadap greenback. Yen Jepang (JPY) tercatat melemah 0,03% ke level 147,94, sementara Won Korea (KRW) juga terkoreksi 0,10% ke posisi 1.406,40 per dolar AS.
Di sisi lain, beberapa mata uang berhasil mencatatkan penguatan tipis. Dolar Taiwan (TWD) menguat 0,02%, diikuti oleh Peso Filipina (PHP) yang naik 0,04%, dan Ringgit Malaysia (MYR) yang terapresiasi 0,02%. Pasar China hari ini tutup sehingga tidak ada perdagangan untuk Yuan.
Berikut rincian pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS pagi ini:
Rupiah Indonesia (IDR): Melemah ke Rp16.670 (-0,06%)
Yen Jepang (JPY): Melemah ke 147,94 (-0,03%)
Won Korea (KRW): Melemah ke 1.406,40 (-0,10%)
Dolar Singapura (SGD): Melemah ke 1,290 (-0,05%)
Dolar Taiwan (TWD): Menguat ke 30,464 (+0,02%)
Peso Filipina (PHP): Menguat ke 58,255 (+0,04%)
Ringgit Malaysia (MYR): Menguat ke 4,205 (+0,02%)
Baht Thailand (THB): Stabil di 32,435 (+0,02%)
Rupee India (INR): Datar di 88,788
Kinerja Rupiah Sejak Awal Tahun 2025
Jika dilihat dari kinerja sejak awal tahun (year-to-date), rupiah masih menunjukkan tren pelemahan. Sejak akhir 2024, nilai tukar rupiah tercatat telah terdepresiasi sebesar 3,48% terhadap dolar AS.
Kondisi ini kontras dengan beberapa mata uang regional yang justru berhasil menguat signifikan. Dolar Taiwan menjadi jawara dengan penguatan 7,61%, disusul oleh Yen Jepang dan Ringgit Malaysia yang sama-sama terapresiasi sebesar 6,25% sepanjang tahun 2025. Pelemahan rupiah hanya sedikit lebih baik dari Rupee India yang terkoreksi paling dalam sebesar 3,57%. (Firmansyah/Mun)
-
NASIONAL22/04/2026 11:00 WIBHadapi Dampak Gejolak Global, Kapolri Perintahkan 7.000 Pasukan Brimob Siaga Penuh
-
FOTO22/04/2026 14:38 WIBMomentum Hari Kartini, Maxim Berikan Voucher BBM Gratis kepada Pengemudi Perempuan
-
RIAU22/04/2026 16:00 WIBDiburu Hingga ke Pelosok Desa, Tim Opsnal Tangkap Tiga Pengedar Narkoba
-
POLITIK23/04/2026 06:00 WIBSahroni Tegaskan Masa Jabatan Ketum Parpol Bukan Urusan KPK
-
PAPUA TENGAH22/04/2026 13:00 WIBJohannes Rettob Buka TMMD ke-128, Fokus Infrastruktur dan Pemberdayaan Warga
-
PAPUA TENGAH23/04/2026 00:01 WIBMenembus Ombak demi Wajah Baru Keakwa
-
JABODETABEK22/04/2026 17:30 WIBEmbarkasi Bekasi, Berangkatkan 445 Calon Haji Kloter Pertama
-
NASIONAL22/04/2026 13:00 WIBEddy Soeparno: Subsidi Tepat Sasaran Jadi Kunci di Tengah Kenaikan BBM