RAGAM
Perlu Tau, Berikut Makanan yang Sebaiknya Tidak Disimpan Dalam Wadah Plastik
AKTUALITAS.ID – Wadah kaca dapat membantu menjaga likopen, flavonoid yang membantu mengurangi stres oksidatif dalam tubuh dan membantu penyerapan nutrisi.
Wadah plastik adalah salah satu bahan penyimpanan yang paling umum digunakan, namun ahli kesehatan menyarankan beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak disimpan dalam wadah plastik karena bisa berdampak buruk pada kesehatan.
Pakar kesehatan dan kebugaran Dimple Jangda mengatakan makanan dan sayuran yang asam seperti tomat, jeruk dan beri sebaiknya tidak disimpan dalam wadah plastik karena akan memengaruhi kandungan vitamin C dan antioksidannya.
“Saat disimpan dalam wadah plastik, bahan kimia akan larut ke dalamnya dan juga memengaruhi keseimbangan pH. Sebaiknya disimpan dalam wadah kaca,” kata Jangda, ditulis laman Times of India, Selasa (21/4/2026) waktu setempat.
Kandungan vitamin C dalam makanan ini juga dapat menurun 20-30 persen jika disimpan dalam wadah plastik.
Hal ini juga berlaku pada buah beri, ceri dan stoberi yang kaya vitamin C. Wadah plastik akan menghilangkan hampir 50 persen vitamin C dalam satu hari.
“Sebaiknya simpan dalam wadah keramik atau bahkan mangkuk baja jika perlu, atau wadah kaca adalah yang terbaik,” katanya.
Ia juga menyarankan untuk tidak menyimpan sayuran berdaun hijau seperti bayam, kale, ketumbar, daun kari, daun koriander, moringa dan spirulina dalam wadah plastik.
Alasannya karena sayuran ini kaya akan air sehingga jika disimpan dalam wadah plastik sayuran akan lemas dan mengalami dehidrasi. Vitamin dan mineral yang larut dalam air seperti folat dan vitamin K juga akan terlepas dari sayuran sehingga banyak nutrisi yang akan hilang.
Dimple mengingatkan untuk tidak menyimpan segala jenis makanan panas dalam wadah plastik. Kotak plastik mungkin mengandung bahan kimia bisphenol A (BPA) dan ftalat yang jika digunakan untuk menyimpan makanan panas akan melepaskan zat tersebut ke makanan dan lebih berbahaya bagi kesehatan.
Wadah plastik juga mengandung aditif bersifat lipofilik yang menurut ahli mudah larut dalam lemak, sehingga makanan seperti minyak zaitun, mentega, ikan, makanan digoreng, dan makanan berbahan dasar krim sebaiknya tidak disimpan dalam wadah plastik.
Dimple juga menyebut daging merah mentah sebaiknya tidak disimpan dalam wadah plastik karena bisa menimbulkan risiko keamanan pangan. Alur dan goresan pada wadah plastik dapat menangkap bakteri dari daging mentah dan memungkinkan bakteri berkembang biak.
Untuk mengurangi risiko bakteri daging mentah sebaiknya disimpan dalam wadah kaca.
Secara internasional menurut USDA standar keamanan utama untuk wadah plastik meliputi tidak beracun, kedap air, halus, tahan lama dan mampu menahan bahan kimia pembersih dan sanitasi tanpa mengalami degradasi.
(Ari Wibowo/goeh)
-
RAGAM07/06/2026 08:30 WIBSenyapnya Sesar Baribis Bisa Hancurkan Jakarta Kapan Saja
-
DUNIA07/06/2026 08:00 WIBKapal Perang AS Diserang Rudal-Drone Iran
-
NASIONAL07/06/2026 06:00 WIBDasco: Fiskal dan Moneter Kini Bergerak Seirama
-
JABODETABEK07/06/2026 09:30 WIBPelajar SMP di Bogor Robek Ditebas Tawuran Malam Jumat
-
OASE07/06/2026 05:00 WIBRahasia Kuatnya Perintah Salat dalam Al-Qur’an
-
RAGAM07/06/2026 14:00 WIBKisah Cinta Bung Karno dan Gadis Belanda yang Berakhir Jadi Pelajaran Hidup
-
JABODETABEK07/06/2026 06:30 WIBCek Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini
-
NASIONAL07/06/2026 17:19 WIBMahfud Bongkar Persoalan Program MBG dari Awal Mulai