RIAU
Polisi Selidiki Kecelakaan Maut Tol Pekanbaru–Dumai yang Tewaskan Lima Orang
AKTUALITAS.ID – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) KM 46+200 Jalur A, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Sebuah Toyota Hiace yang membawa rombongan penumpang asal Jambi menabrak bagian belakang dump truck yang melaju searah di jalur tol tersebut.
Akibat kecelakaan itu, lima orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka. Korban meninggal terdiri dari RM (30) selaku pengemudi Toyota Hiace, TB (60), NR (55), UR (80), serta RS (57) yang meninggal saat menjalani perawatan medis.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengatakan, dugaan sementara kecelakaan dipicu pengemudi Toyota Hiace yang mengalami microsleep saat berkendara dari arah Pekanbaru menuju Dumai.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kendaraan Toyota Hiace BH 7013 RU melaju di lajur kiri sebelum menabrak bagian belakang dump truck Hino BM 9064 VU yang berada di depannya.
Benturan keras menyebabkan bagian depan Hiace ringsek parah. Sejumlah penumpang terjepit di dalam kendaraan sehingga membutuhkan proses evakuasi cepat dari petugas di lapangan.
Personel Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Riau bersama petugas lalu lintas yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian perkara, petugas melakukan evakuasi korban, memberikan pertolongan pertama, serta mengatur arus lalu lintas untuk mencegah kecelakaan susulan.
Korban yang masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan segera dibawa ke Klinik Kasih Ibu Kandis untuk mendapatkan penanganan medis.
“Korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian sebanyak empat orang. Sementara satu korban lainnya ditemukan dalam kondisi luka berat dan kami pastikan segera mendapatkan perawatan medis yang terbaik dengan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun setelah mendapatkan penanganan medis, korban tersebut akhirnya meninggal dunia. Sehingga jumlah korban meninggal dunia menjadi lima orang dan lima korban lainnya telah mendapatkan perawatan medis,” kata Jeki.
Adapun korban luka-luka masing-masing berinisial RP (69), SS (17), SPP (17), DF (34), dan MP (24). Sebagian korban kemudian dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan lanjutan.
Jeki menilai respons cepat personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau dan petugas lalu lintas menjadi faktor penting dalam upaya penyelamatan korban. Menurut dia, prioritas utama petugas saat kejadian adalah menyelamatkan korban dan mempercepat akses layanan medis.
“Proses evakuasi dilakukan sesegera mungkin dengan mengedepankan penyelamatan jiwa korban sebelum proses penyelidikan dilaksanakan,” ujarnya.
Atas peristiwa tersebut, Jeki menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh keluarga besar Direktorat Lalu Lintas Polda Riau, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Tol Pekanbaru–Dumai. Semoga almarhum dan almarhumah yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ucapnya.
Untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, Ditlantas Polda Riau menerjunkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau yang dipimpin Kasubdit Gakkum AKBP Galih Apria. Tim bekerja bersama Satlantas Polres Siak, PT Jasa Raharja Wilayah Riau, dan PT Hutama Karya selaku pengelola Jalan Tol Pekanbaru–Dumai.
Tim gabungan melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh dengan mengumpulkan barang bukti, mengukur lokasi kecelakaan, mendokumentasikan posisi kendaraan, menganalisis jejak pengereman, kondisi jalan, serta kondisi kendaraan yang terlibat.
Jeki menegaskan penerjunan Tim TAA merupakan bagian dari upaya investigasi ilmiah untuk memastikan penyebab kecelakaan secara objektif dan profesional.
“Untuk memastikan penyebab kecelakaan secara akurat, kami telah menerjunkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) guna melakukan olah TKP secara mendalam. Hasil analisis nantinya akan menjadi dasar dalam penanganan perkara ini serta sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas di wilayah Provinsi Riau,” katanya.
Hingga Sabtu (6/6/2026), proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi mengimbau pengguna jalan tidak memaksakan diri berkendara saat lelah atau mengantuk serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat guna mencegah risiko microsleep yang dapat berujung kecelakaan fatal. (Bambang Irawan)
-
NUSANTARA06/06/2026 06:30 WIBBanjir Setinggi 1,5 Meter Rendam Ratusan Rumah di Medan
-
POLITIK06/06/2026 09:00 WIBSjafrie: Ada Orang Dalam yang Tak Suka Indonesia Kuat
-
RIAU06/06/2026 09:30 WIBKolaborasi LAMR dan Polbeng Perkuat Pelestarian Budaya Permainan Rakyat
-
NASIONAL06/06/2026 00:00 WIBLPSK Siap Berikan Perlindungan JC dalam Kasus Korupsi BGN-Imipas
-
DUNIA06/06/2026 08:00 WIBMBS Kecam Serangan Iran yang Guncang Kawasan Teluk
-
OTOTEK06/06/2026 14:30 WIBHarga Oli Mobil Naik Juni 2026, Cek Daftar Terbaru Sebelum Servis
-
NASIONAL06/06/2026 07:00 WIBSonny Sonjaya Siap Bongkar ‘Nama Besar’ di Skandal MBG
-
JABODETABEK06/06/2026 05:39 WIBBMKG Sebut Sebagian Besar Jakarta Berawan pada Sabtu 6 Juni