Connect with us

OTOTEK

Tiga Trik Sederhana Agar Konsumsi Bensin Motor Matic Tetap Irit

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Pengguna motor matic dapat menghemat konsumsi bahan bakar dengan menerapkan tiga langkah sederhana, mulai dari mengubah gaya berkendara, menjaga kebersihan filter udara, hingga memperhatikan bobot roller pada sistem CVT.

Kepala Mekanik Rafi Matic, Zenal, mengatakan kebiasaan pengendara menjadi faktor utama yang memengaruhi konsumsi bensin. Di tengah kenaikan harga bahan bakar, pengendara disarankan menghindari kebiasaan membuka gas secara berlebihan dan menjaga putaran mesin tetap stabil.

“Seperti mengurangi memainkan gas pada kondisi yang tidak perlu, misalnya geber-geber gas di saat kondisi jalan macet atau lancar,” kata Zenal.

Menurut dia, bukaan gas yang konstan dapat membantu mesin bekerja lebih efisien sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat.

“Selain itu, usahakan jaga bukaan gas secara konstan,” ujarnya.

Zenal menyarankan pengendara menarik tuas gas secara bertahap saat ingin menambah kecepatan. Setelah mencapai kecepatan yang diinginkan, gas dapat dilepas perlahan agar motor meluncur secara alami.

“Ketika sudah mencapai kecepatan yang diinginkan bisa lepas kembali agar motor meluncur, itu bisa bikin motor lebih irit bensin,” katanya.

Selain gaya berkendara, kondisi filter udara juga berperan penting dalam menentukan efisiensi penggunaan bahan bakar. Filter udara yang kotor dapat menghambat pasokan udara ke ruang bakar sehingga performa mesin menurun.

Akibatnya, pengendara cenderung membuka gas lebih besar untuk mendapatkan tenaga yang sama. Kondisi tersebut membuat konsumsi bensin meningkat.

“Soalnya filter udara kotor menghambat aliran udara yang masuk ke ruang bakar,” ujar Zenal.

Ia menjelaskan tarikan motor akan terasa lebih berat ketika filter udara tidak dibersihkan secara berkala.

“Alhasil tarikan motor matic jadi lemot, pasti pengendara akan membuka throttle gas lebih besar agar motor berjalan normal. Nah, ini yang bikin konsumsi bensin jadi boros,” katanya.

Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah bobot roller pada sistem CVT motor matic. Roller memiliki pengaruh terhadap karakter akselerasi dan konsumsi bahan bakar kendaraan.

Zenal mengatakan penggunaan roller yang sedikit lebih ringan dapat membantu meningkatkan respons akselerasi sehingga motor terasa lebih enteng saat digunakan.

Meski demikian, penggantian roller tidak boleh dilakukan sembarangan. Penurunan bobot yang terlalu ekstrem justru dapat membuat mesin bekerja pada putaran tinggi secara terus-menerus.

“Namun pergantian roller enggak boleh sembarang enteng. Penurunan bobot roller hanya boleh 5 sampai 7 gram saja dari bobot bawaan,” ujarnya.

Menurut dia, roller yang terlalu ringan dapat membuat mesin cepat menggerung dan berputar pada rpm tinggi sehingga konsumsi bahan bakar meningkat.

“Jika roller terlalu enteng membuat putaran mesin motor matic cepat tinggi dan menggerung. Hal itu dapat membuat konsumsi bensin jadi lebih boros,” kata Zenal.

Dengan menerapkan gaya berkendara yang lebih halus, menjaga kebersihan filter udara, dan memilih bobot roller yang sesuai spesifikasi, pengguna motor matic dapat menekan konsumsi bahan bakar sekaligus menjaga performa kendaraan tetap optimal.

TRENDING

Exit mobile version