EKBIS
IHSG Menguat 0,59% Dibuka di 7.440
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Rabu, (11/3/2026), dengan penguatan. Pada awal sesi, IHSG naik 43,86 poin atau 0,59 persen ke level 7.440, melanjutkan sentimen positif dari perdagangan sebelumnya.
Meski dibuka menguat, sejumlah analis menilai pergerakan IHSG masih dibayangi potensi koreksi dalam jangka pendek. Tekanan jual di pasar saham masih cukup dominan sehingga investor diminta tetap mencermati level teknikal penting.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan posisi IHSG saat ini berada pada bagian dari wave [y] dari wave 4 atau wave (2) dalam analisis teknikalnya.
“Investor perlu mencermati area 7.140 sebagai potensi koreksi berikutnya, sementara peluang penguatan terdekat berada di rentang 7.573 hingga 7.701,” ujar Herditya dalam risetnya.
Ia menambahkan, level support IHSG berada di kisaran 7.071 dan 7.226, sedangkan resistance berada di 7.481 hingga 7.712.
Sementara itu, riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan IHSG berpotensi bergerak menguat secara terbatas dengan kisaran support 7.000 dan resistance 7.485.
Penguatan IHSG pagi ini juga didorong oleh meredanya kekhawatiran investor terhadap potensi gangguan pasokan energi global di Selat Hormuz. Penurunan harga minyak dunia ke sekitar USD 87 per barel memberikan sentimen positif bagi sejumlah sektor, khususnya manufaktur dan transportasi.
Namun pelaku pasar tetap mewaspadai pergerakan nilai tukar rupiah yang mendekati level Rp17.000 per dolar AS. Tekanan terhadap rupiah dipicu oleh kebijakan moneter global yang masih ketat, meski ketegangan geopolitik di Timur Tengah mulai mereda.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, pada satu jam awal perdagangan tercatat 11,14 miliar lembar saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp4,69 triliun dan 657.093 kali transaksi.
Selain faktor global, pasar saham domestik juga menunggu sentimen dari dalam negeri. Salah satunya adalah fit and proper test calon Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang digelar Komisi XI DPR pada Rabu.
Uji kelayakan tersebut dilakukan setelah sejumlah pimpinan OJK mengundurkan diri pada akhir Januari 2026. Dari 20 kandidat awal, kini tersisa 10 nama calon yang akan mengikuti proses seleksi.
Lima kandidat terpilih rencananya akan langsung ditetapkan pada hari yang sama dan kemudian disahkan dalam Rapat Paripurna DPR pada Kamis (12/3/2026).
Di kawasan Asia, mayoritas bursa saham juga bergerak positif. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,36 persen, Topix bertambah 1,22 persen, sementara Kospi Korea Selatan melonjak 2,52 persen.
Penguatan juga terlihat pada S&P/ASX 200 Australia yang naik 0,35 persen, serta indeks Kosdaq Korea Selatan yang bertambah 1,39 persen.
Pergerakan positif bursa Asia tersebut mencerminkan optimisme investor terhadap perkembangan geopolitik global yang mulai mereda, meskipun volatilitas pasar masih berpotensi terjadi.
Dengan kondisi tersebut, pelaku pasar disarankan tetap selektif dalam memilih saham serta memperhatikan pergerakan teknikal IHSG dalam beberapa sesi perdagangan ke depan. (Firmansyah/Mun)
-
RIAU10/03/2026 18:00 WIBAPP Bersama Paguyuban Sinarmas Tebar Berkah Ramadan dengan Bazar Rakyat dan Wakaf Al-Qur’an
-
DUNIA10/03/2026 17:30 WIBJika Tidak Ikuti Tuntutan AS, Trump Ancam Habisi Pemimpin Tertinggi Iran
-
POLITIK10/03/2026 14:00 WIBBawaslu: Hoaks dan Politik Uang Ancam Demokrasi
-
NASIONAL10/03/2026 18:30 WIBTingkat Kecelakaan Tinggi, MTI dan KPAI Usul Larangan Mudik Motor Bawa Anak
-
EKBIS10/03/2026 23:00 WIBBahlil: Kapal Pertamina Segera Bebas dari Teluk Arab
-
EKBIS10/03/2026 16:30 WIBDemi Industrialisasi Sawit Berkelanjutan, Kementan Perkuat ISPO
-
NUSANTARA10/03/2026 17:00 WIBSeekor Tapir yang Masuk Sumur di KCBN Candi Muarajambi, Berhasil Dievakuasi
-
DUNIA10/03/2026 15:00 WIBIran Tolak Gencatan Senjata Tanpa Klarifikasi AS

















