Connect with us

EKBIS

Rupiah Dipermainkan Dolar

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Mata uang Garuda masih belum mampu keluar dari tekanan hebat. Meski sempat memberikan perlawanan tipis pada pembukaan perdagangan Selasa (3/11/2026), nilai tukar rupiah tetap terpuruk dan bertahan di level mengkhawatirkan, yakni di atas Rp 18.100 per dolar AS.

Mengutip data pasar spot Bloomberg pukul 09.33 WIB, rupiah memang sempat merangkak naik 22 poin atau 0,12% ke posisi Rp 18.134 per dolar AS. Namun, penguatan ini tergolong semu mengingat dolar AS bergerak sangat agresif sejak awal sesi perdagangan.

Sebelumnya pada pukul 09.10 WIB, mata uang Paman Sam itu bahkan sempat memukul rupiah hingga melonjak ke level Rp 18.160 per dolar AS.

Kondisi pasar keuangan Asia sendiri terpantau bergerak liar dan terbelah. Saat won Korea Selatan menguat 0,31% dan peso Filipina naik 0,20%, beberapa mata uang utama kawasan justru ikut rontok. Yuan China terkoreksi hingga 0,35% dan ringgit Malaysia terdepresiasi 0,20% dihantam dolar AS.

Di sisi lain, mayoritas mata uang negara maju kompak bertumbangan di hadapan greenback. Euro Eropa, poundsterling Inggris, dolar Australia, hingga franc Swiss semuanya kompak berada di zona merah.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, memperingatkan bahwa napas lega rupiah tidak akan berlangsung lama. Pergerakan rupiah diprediksi bakal terus berfluktuasi tajam dan sangat berpotensi ditutup melemah semakin dalam.

“Rupiah berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp 18.150 hingga Rp 18.200 per dolar AS pada perdagangan hari ini,” ujar Ibrahim. (Firman/Mun)

Continue Reading

TRENDING

Exit mobile version