Connect with us

EKBIS

Baru Buka Rupiah Langsung Loyo

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Nilai tukar rupiah langsung dihadapkan pada tekanan berat di awal pekan yang krusial. Pada pembukaan perdagangan pasar spot Senin (2/11/2026), mata uang Garuda kembali tertekan di level Rp18.150 per dolar AS, melemah tipis dari penutupan akhir pekan lalu di Rp18.147 per dolar AS.

Tekanan senada juga terekam pada data Refinitiv, di mana rupiah dibuka loyo di posisi Rp18.125 per dolar AS, terkoreksi 0,03% dari sebelumnya Rp18.120 per dolar AS. Dominasi greenback menjelang rentetan agenda ekonomi penting di awal November ini membuat rupiah kesulitan mencari celah untuk bangkit.

Penderitaan tak hanya dialami rupiah. Mayoritas mata uang Asia pagi ini rontok berjamaah digilas keperkasaan dolar AS. Won Korea Selatan menjadi korban paling tragis dengan kejatuhan terdalam hingga 0,37%, disusul Ringgit Malaysia yang ambles berdarah 0,20%.

Gempuran dolar AS juga melibas Yen Jepang yang terkoreksi 0,18%, Dolar Taiwan tertekan 0,19%, Dolar Singapura tergelincir 0,09%, hingga Yuan China dan Dolar Hong Kong yang ikut terdepresiasi. Di kawasan Asia, hanya Peso Filipina dan Baht Thailand yang mampu mencuri napas dengan penguatan sangat tipis.

Biang kerok pelemahan massal ini tak lepas dari indeks dolar AS (DXY) yang terus memamerkan ototnya. Indeks yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia tersebut terpantau menguat 0,04% ke posisi 101,917 pada pukul 09.00 WIB.

Sementara negara-negara berkembang di Asia babak belur, mata uang negara maju justru bergerak lebih tangguh meredam dolar AS. Euro Eropa, Dolar Australia, Dolar Kanada, hingga Franc Swiss kompak mencatatkan penguatan tipis, menyisakan Poundsterling Inggris yang ikut terseret ke zona merah. (Firman/Mun)

TRENDING

Exit mobile version