NUSANTARA
Tragis! Bayi di Bulukumba Meninggal Setelah 10 Hari Tak Bisa Makan
AKTUALITAS.ID – Duka menyelimuti Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Nakla Syafira, bayi berusia satu tahun yang kisahnya viral di media sosial, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Andi Sulthan Daeng Raja.
Bayi malang tersebut mengembuskan napas terakhir pada Kamis (29/10/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WITA setelah beberapa hari menjalani perawatan medis akibat kondisi kesehatannya yang terus memburuk.
“Ya, bayi Nakla Syafira meninggal Kamis sekitar pukul 03.00 WITA setelah menjalani perawatan medis,” ujar Ketua RW Kelurahan Loka, Kecamatan Ujung Bulu, Rahmi Amrahi.
Peristiwa ini menyita perhatian publik setelah beredar informasi bahwa Nakla sempat tidak mendapatkan asupan makanan dan susu selama sekitar 10 hari akibat penyakit yang dideritanya. Kondisi tersebut membuat kesehatannya terus menurun hingga akhirnya harus mendapatkan penanganan intensif di rumah sakit.
Menurut Rahmi, bayi tersebut menjalani perawatan selama sembilan hari di ruang Intensive Care Unit (ICU). Sebelum dibawa ke rumah sakit, Nakla disebut mengalami demam dan kejang saat berada di rumah.
Namun Rahmi menegaskan kondisi itu bukan karena keluarga tidak memiliki makanan. Ia mengatakan sebelumnya bantuan pangan juga telah diberikan kepada keluarga tersebut.
“Jadi keluarga bayi ini bukan tidak ada makanan. Kami juga baru memberikan bantuan dari Bulog. Bayi ini memang sakit dan sempat demam serta kejang,” katanya.
Kondisi kritis Nakla baru diketahui setelah sang nenek meminta bantuan karena sudah tidak mampu menangani kondisi cucunya seorang diri. Mendapat laporan tersebut, Rahmi langsung membawa Nakla ke rumah sakit untuk memperoleh pertolongan medis.
“Begitu mendapat informasi cucunya sakit, saya langsung membawa ke rumah sakit untuk ditangani,” ungkapnya.
Kehidupan keluarga Nakla juga menyimpan kisah yang mengundang keprihatinan. Sejak kecil, ia diasuh oleh neneknya. Sang ibu diketahui meninggal dunia beberapa hari setelah melahirkannya, sementara ayahnya bekerja di luar daerah Bulukumba.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, keluarga menggantungkan hidup dari pekerjaan serabutan. Nenek dan keluarganya mencari tambahan penghasilan dengan mengumpulkan kerang serta sisa gabah pascapanen untuk dijual kembali.
Berdasarkan keterangan keluarga, kondisi kesehatan Nakla mulai memburuk setelah mengalami jatuh. Sejak saat itu, bayi tersebut disebut mengalami sakit yang membuatnya sulit makan maupun minum susu.
Di tengah duka yang mendalam, kisah Nakla menjadi perhatian luas masyarakat setelah viral di media sosial. Peristiwa ini turut memunculkan beragam respons publik terhadap kondisi keluarga korban.
Kini, kepergian Nakla meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Sosok bayi yang sejak lahir menghadapi berbagai keterbatasan itu akhirnya mengakhiri perjuangannya setelah menjalani hari-hari kritis di ruang perawatan intensif. (Kusuma/Mun)
-
NASIONAL30/10/2026 04:09 WIBDari Kwitang, SDI Himpun Tokoh Penting Demi Indonesia Emas
-
NUSANTARA29/10/2026 14:30 WIBKebakaran di Lereng Gunung Agung Hanguskan 18 Hektare Hutan
-
NUSANTARA29/10/2026 22:00 WIBBNPB: Kalbar 391 Ha, Kalsel 35 Ha Masih Terbakar
-
POLITIK29/10/2026 14:00 WIBSufmi Dasco Ahmad Ungkap Empat Agenda Legislasi DPR
-
NASIONAL29/10/2026 19:00 WIBKemenag Masukkan Materi Anti-LGBTQ ke Sekolah
-
DUNIA29/10/2026 21:00 WIBGertak AS! Mojtaba Khamenei Beberkan Syarat Perang Berakhir
-
DUNIA29/10/2026 18:00 WIBHouthi Klaim Tembak Rudal ke Kemenhan & Kilang Minyak Terbesar Saudi
-
JABODETABEK29/10/2026 20:00 WIBDelapan Orang Diamankan dalam Operasi Narkoba di Kampung Berlan