DUNIA
Anak Perempuan Luka Parah Usai Diserang Serigala di Kebun Binatang
AKTUALITAS.ID – Insiden mengerikan terjadi di sebuah taman margasatwa di Jerman ketika seorang anak perempuan berusia delapan tahun diserang seekor serigala di dalam area kandang satwa. Korban mengalami luka serius dan harus diterbangkan ke rumah sakit menggunakan helikopter penyelamat.
Peristiwa yang menggemparkan itu terjadi pada Rabu (28/10/2026) di kawasan Baruth/Mark, sebuah kota yang berada di selatan Berlin.
Menurut keterangan kepolisian setempat, korban berada di dalam area kandang hewan bersama dua anak lainnya serta seorang anggota staf ketika serangan terjadi.
“Anak tersebut diserang dan mengalami luka serius oleh setidaknya satu ekor serigala di dalam area kandang hewan,” kata pihak kepolisian.
Serangan mendadak itu memicu kepanikan di lokasi. Tim penyelamat segera dikerahkan untuk memberikan pertolongan pertama sebelum korban dievakuasi melalui jalur udara menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan intensif.
Meski korban mengalami luka berat, polisi memastikan dua anak lainnya serta anggota staf yang berada di lokasi kejadian tidak mengalami cedera.
Hingga kini, kepolisian Jerman masih melakukan penyelidikan guna mengungkap kronologi lengkap serta penyebab pasti serangan satwa liar tersebut.
Insiden ini menjadi perhatian luas karena terjadi di lingkungan taman margasatwa yang selama ini menjadi tujuan wisata keluarga.
Berdasarkan informasi yang tercantum di situs resmi taman margasatwa tersebut, fasilitas itu memelihara sejumlah satwa liar, termasuk beruang cokelat, lynx, serigala abu-abu, dan serigala arktik.
Pasca kejadian, pengelola memutuskan menutup sementara seluruh area taman margasatwa. Namun, pihak pengelola belum memberikan penjelasan rinci mengenai durasi penutupan maupun langkah-langkah pengamanan tambahan yang akan diterapkan.
Kasus ini menyoroti kembali pentingnya standar keamanan di area interaksi satwa liar, terutama ketika melibatkan hewan predator yang memiliki naluri berburu alami dan berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.
Sementara itu, publik di Jerman masih menunggu hasil investigasi resmi yang diharapkan dapat menjelaskan bagaimana serangan tersebut bisa terjadi di dalam area yang seharusnya memiliki pengawasan ketat. (Mun)
-
NUSANTARA29/10/2026 07:30 WIBPaman Mau Perkosa Keponakan, Lansia Penolong Malah Dihajar Hingga Tewas
-
NASIONAL29/10/2026 07:00 WIBDPR Pasang Target Ambisius untuk RUU Perampasan Aset
-
NASIONAL29/10/2026 10:00 WIBDemo Bukan Perang! Koalisi Sipil Desak Pasukan TNI Ditarik dari Jalanan Jakart
-
JABODETABEK29/10/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Petir Diprediksi Guyur Sejumlah Wilayah Jakarta
-
NASIONAL29/10/2026 06:00 WIBDasco Minta Kritik Kabut Asap Dijawab dengan Penegakan Hukum
-
NASIONAL29/10/2026 11:00 WIBErna Sari Dewi: Pemuda Jangan Cuma Jadi Penonton Perubahan
-
EKBIS29/10/2026 10:30 WIBBaru Naik Dua Hari, Emas Antam Mendadak Berbalik Arah
-
NUSANTARA29/10/2026 11:30 WIBRibuan Rumah Terendam Banjir di Medan