JABODETABEK
Jakarta Diprediksi Hujan, Jangan Lupa Bawa Payung dan Jas Hujan
AKTUALITAS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prediksi cuaca untuk wilayah Jabodetabek yang berlaku mulai Jumat, 19 September 2025.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, sebagian besar wilayah di Jabodetabek diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, tanpa potensi hujan sangat lebat maupun ekstrem selama periode tersebut.
Pada hari Jumat, 19 September 2025, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Kota Tangerang.
Sementara itu, hujan sedang diprediksi turun di wilayah Kepulauan Seribu, Kota Depok, Kota Bogor, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang.
Hanya Kabupaten Bogor yang tercatat memiliki potensi mengalami hujan dengan intensitas lebat.
Tidak ditemukan potensi hujan sangat lebat maupun ekstrem pada hari tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah Jabodetabek untuk tetap waspada, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan atau tinggal di wilayah rawan genangan.
Meski tidak terdapat potensi cuaca ekstrem, perubahan cuaca mendadak tetap dapat terjadi, terutama menjelang musim hujan.
(Purnomo/goeh)
-
RIAU17/02/2026 16:00 WIBJelang Imlek dan Ramadan, Dishub Bengkalis Siagakan Lima Armada Roro untuk Layani Lonjakan Arus
-
JABODETABEK17/02/2026 13:30 WIBTiga Pencuri Batik Tulis Rp1,3 Miliar di JCC Senayan Ditangkap Polisi
-
NUSANTARA17/02/2026 08:30 WIBPaman dan Bibi di Surabaya Diduga Aniaya Balita
-
NASIONAL17/02/2026 14:00 WIBKPK Minta Lapor Dewas soal Dugaan Penyidik Minta Rp 10 M Kasus RPTKA
-
NASIONAL17/02/2026 13:00 WIBPDIP Tolak Pengiriman Pasukan ke Gaza tanpa PBB
-
NASIONAL17/02/2026 09:00 WIBSekjen Golkar: Revisi UU KPK Bukan Hanya Inisiatif DPR
-
PAPUA TENGAH17/02/2026 19:15 WIBPatroli Humanis Operasi Damai Cartenz 2026 Perkuat Rasa Aman Warga Sinak
-
RAGAM17/02/2026 10:30 WIBMengenal Sejarah Imlek dari Masa Soekarno hingga Gus Dur dan Megawati

















