Connect with us

JABODETABEK

BI Proyeksikan Ekonomi Jakarta Tumbuh hingga 5,5 Persen pada 2026

Aktualitas.id -

Gedung Bank Indonesia/Istimewa

AKTUALITAS.ID – Bank Indonesia (BI) Perwakilan DKI Jakarta memprediksi perekonomian Ibu Kota berpeluang tumbuh lebih tinggi pada 2026, yakni di kisaran 4,7 persen hingga 5,5 persen (yoy). Proyeksi itu didukung penyaluran kredit yang ditargetkan berada pada level 9–12 persen serta inflasi yang tetap terjaga dalam sasaran 2,5 persen ±1 persen.

Deputi Perwakilan BI DKI Jakarta, Yosamartha, mengatakan pihaknya akan mengimplementasikan Simfoni Jakarta sebagai strategi utama melalui tiga program: Protect Jakarta, Connect Jakarta, dan Forward Jakarta.

Protect Jakarta, kata dia, difokuskan pada penguatan stabilitas harga, keamanan sistem pembayaran, dan perlindungan konsumen. 

“Upaya ini dilakukan lewat kerja sama antardaerah, dukungan terhadap program bansos, penguatan ekosistem perlindungan konsumen, serta koordinasi lintas otoritas untuk mencegah fraud dan tindak pidana pencucian uang,” ujarnya dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Program Connect Jakarta diarahkan untuk memperkuat sinergi unsur pentahelix—pelaku usaha, perbankan, investor, akademisi, hingga media—melalui forum strategis seperti Jakarta Economic Forum dan Jakarta Kreatif Festival.

Sementara itu Forward Jakarta menitikberatkan pada percepatan inovasi dan akselerasi digital, antara lain lewat penerapan QRIS Tap pada layanan transportasi, lomba digitalisasi pasar, peningkatan inklusi keuangan, dan elektronifikasi transaksi pemda demi efisiensi dan transparansi.

Yosamartha menegaskan bahwa sejumlah risiko global dan domestik masih perlu diwaspadai, termasuk ketidakpastian geopolitik, perlambatan ekonomi global, serta daya beli masyarakat yang belum pulih sepenuhnya.

Fokus sinergi kebijakan pada 2026, tambahnya, meliputi penguatan ketahanan pangan melalui TPID dan GNPIP, dorongan bagi sektor utama seperti pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, keuangan syariah, hingga ekonomi hijau. Selain itu, perluasan ekosistem ekonomi dan keuangan digital akan terus digenjot, termasuk untuk penyaluran bansos dan pengelolaan transportasi publik.

“Dengan strategi tersebut, BI memperkirakan perekonomian Jakarta berpeluang tumbuh lebih tinggi di tahun depan,” katanya. (ARI WIBOWO/DIN) 

TRENDING