Connect with us

JABODETABEK

Terekam CCTV, 2 Bocah Pelaku Begal Payudara di Kembangan Jakbar Diringkus Polisi

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Kepolisian berhasil menangkap dua anak pelaku pelecehan seksual yang menyasar korban anak di bawah umur di wilayah Kembangan, Jakarta Barat. Penangkapan dilakukan pada Selasa (13/1/2026) setelah beredarnya rekaman video aksi pelaku di media sosial.

Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Rahmad Kurnianto membenarkan penangkapan tersebut. “Sudah ditangkap dan dibawa ke Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Rahmad saat dikonfirmasi.

Rahmad menjelaskan, kedua pelaku juga masih berstatus anak di bawah umur. Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut, termasuk motif dan latar belakang perbuatan pelaku.

“Masih dalam proses pemeriksaan,” ujarnya.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, aksi pertama terjadi di Jalan H. Sodon, tepatnya di sekitar Musala Baitul Ghufron, pada Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 14.53 WIB. Dalam video tersebut, dua pelaku terlihat berboncengan menggunakan sepeda motor dan sempat berhenti untuk bertanya arah kepada warga.

Setelah itu, pelaku berbalik arah dan berpapasan dengan seorang pelajar perempuan berseragam sekolah. Saat berpapasan, salah satu pelaku diduga melakukan tindakan pelecehan, kemudian langsung melarikan diri dengan sepeda motor.

Selain kejadian tersebut, polisi juga menemukan bahwa kedua pelaku diduga terlibat dalam aksi serupa sebelumnya. Dalam rekaman lain, mereka terlihat melakukan perbuatan yang sama pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 11.14 WIB di lokasi yang masih berada di kawasan Jalan H. Sodon.

Pada peristiwa itu, korban merupakan seorang perempuan yang tengah mengendarai sepeda. Pelaku mendekati korban dari belakang dan melakukan aksinya saat sepeda motor mendahului korban.

Saat ini, penanganan perkara dilakukan dengan mengacu pada sistem peradilan pidana anak, serta melibatkan pihak terkait guna memastikan perlindungan hak korban dan pelaku yang masih di bawah umur. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan atau mengalami kejadian serupa. (Kusuma/Mun)

TRENDING