NASIONAL
Mentan: Meski Harga Beras Turun, Kesejahteraan Petani Tidak Berpengaruh
AKTUALITAS.ID – Dalam dua hingga tiga pekan ke depan, harga beras dipastikan masih akan turun lebih rendah.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan penurunan harga beras di pasaran tidak akan berpengaruh terhadap turunnya kesejahteraan petani.
Menurut Amran, tugas pemerintah tidak mudah untuk tetap menjaga petani tetap sejahtera dan konsumen bahagia.
Karena itu, Mentan memastikan harga pembelian gabah di tingkat petani dijaga minimal pada angka Rp6.500 per kilogram (kg).
Menurut dia, pemerintah telah bekerja keras menjaga agar semua pihak aman dan nyaman. “Jaga kondisi yang baik ini. Stok kita saat ini tertinggi, harga sekarang lebih rendah dibanding tahun sebelumnya,” katanya di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (23/8/2025).
Bahkan, kata Mentan, hingga saat ini Indonesia tidak mengimpor di saat negara-negara lain kesulitan beras.
“Pemerintah sudah bekerja keras, mampu setop impor dalam waktu singkat,” ujarnya pula.
Dia menyebut sedikit kontraksi harga yang terjadi saat ini sudah langsung direspons dengan upaya keras pemerintah.
Operasi pasar, kata dia pula, masih akan berlangsung hingga Desember 2025 mengingat persediaan beras masih sangat besar.
“Masyarakat sabar, persediaan masih sangat besar,” katanya lagi.
(Ari Wibowo/goeh)
-
EKBIS11/02/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Hari Ini Rabu 11 Februari 2026 Turun Rp7.000 per Gram
-
POLITIK11/02/2026 09:00 WIBPengamat: Proposal Zulhas Cawapres Prabowo Bukan Harga Mati bagi PAN
-
POLITIK11/02/2026 10:00 WIBGerindra: Keputusan Cawapres Prabowo 2029 Tergantung Koalisi
-
EKBIS11/02/2026 10:30 WIBDolar AS Keok, Rupiah dan Mata Uang Asia Kompak Pesta Pora
-
NASIONAL11/02/2026 11:00 WIBPelayanan Haji 2027, Kementerian Haji Minta Tambahan Anggaran Rp3,1 Triliun
-
JABODETABEK11/02/2026 08:30 WIBPolda Metro Jaya Gelar SIM Keliling di 5 Lokasi Jakarta Hari Ini
-
EKBIS11/02/2026 09:30 WIBIHSG Melonjak Tembus 8.200, Saham Energi dan Teknologi Pimpin Penguatan
-
DUNIA11/02/2026 12:00 WIBWHO Konfirmasi Kematian Perempuan di Bangladesh Akibat Virus Nipah

















