NASIONAL
Respons Kondisi Nasional, KH Yahya Cholil Staquf Serukan Komunikasi Petinggi Negara dan Rakyat
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menekankan pentingnya konsolidasi antara pemerintah dengan rakyat melalui komunikasi yang baik. Hal itu disampaikannya saat meresmikan Klinik Terpadu Kesehatan Haji dan Umrah di Rumah Sakit Siti Hajar, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (6/9/2025).
Menurut Gus Yahya, kondisi bangsa dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan adanya dikotomi antara rakyat dengan para petinggi negara maupun wakil rakyat. “Ada dua bagian yang saling bertentangan dan eksklusif. Karena itu, perlu ada konsolidasi menyeluruh antara pemerintah dengan seluruh elemen bangsa,” ujarnya.
Ia menilai, dinamika yang terjadi di dalam negeri juga tidak bisa dilepaskan dari dampak gejolak internasional, termasuk konflik dan perang di sejumlah negara. Situasi global tersebut, kata Gus Yahya, turut berpengaruh pada tatanan politik dan ekonomi nasional.
Melihat kondisi yang semakin kompleks, Gus Yahya menegaskan perlunya komunikasi intensif antara pemerintah dan rakyat. “Pemerintah harus mampu merespon tantangan global agar Indonesia tetap berdaulat dan mampu bersaing,” tegasnya.
Pesan ini sekaligus menjadi pengingat konsolidasi nasional hanya bisa terwujud bila ada komunikasi dua arah yang sehat antara pemimpin dan masyarakat. (Ari Wibowo/Mun)
-
OTOTEK18/03/2026 18:30 WIBSatu Lagi Produksi Mobil Listrik “Tumbang”
-
NASIONAL18/03/2026 21:00 WIBDPR Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas hingga Aktor Intelektual
-
EKBIS18/03/2026 16:30 WIB32,3 Juta KPM, Peroleh Bantuan Beras dan Minyak Goreng dari Bulog
-
PAPUA TENGAH18/03/2026 18:00 WIBPendulang Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai Mile 30 Freeport
-
DUNIA18/03/2026 22:30 WIBKedubes AS di Baghdad Diserang Tiga Drone
-
JABODETABEK18/03/2026 19:00 WIBPolisi Ungkap Jaringan Narkoba di Klub Malam WR, Libatkan Bandar hingga Pelayan
-
PAPUA TENGAH18/03/2026 17:00 WIBSidak SPBU, Pertamina dan Disperindag Pastikan BBM Subsidi Benar-benar Dinikmati Masyarakat
-
EKBIS18/03/2026 23:00 WIBWarga Diingatkan Tak “Panic Buying” Saat Beli BBM

















