NASIONAL
GNB Klaim Prabowo Setujui Tim Investigasi, Istana: Tidak Pernah Terjadi
AKTUALITAS.ID – Isu pembentukan tim investigasi untuk mengusut kericuhan dalam demonstrasi Agustus lalu memicu polemik. Istana Kepresidenan melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah tegas klaim dari komunitas pemuka agama Gerakan Nurani Bangsa (GNB) yang menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui pembentukan tim tersebut.
Prasetyo Hadi, atau yang akrab disapa Pras, menyatakan Presiden tidak pernah menyampaikan persetujuannya terkait pembentukan tim investigasi itu. “Yang perlu kami sampaikan bahwa di dalam pertemuan tersebut, Bapak Presiden tidak pernah menyampaikan hal tersebut. Yang beliau sampaikan proses investigasi terhadap kejadian beberapa waktu yang lalu sudah berjalan,” jelas Pras di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (19/9/2025).
Terkait desakan GNB untuk membentuk komisi investigasi independen, Pras menegaskan bahwa pemerintah tidak sepenuhnya menyerahkan investigasi kepada tim yang dibentuk oleh Lembaga Nasional Hak Asasi Manusia (LNHAM). Meskipun demikian, ia menyatakan Istana menghormati proses yang berjalan.
“Bukan menyerahkan atau tidak. Kan sekarang kita menghormati juga terbentuknya LNHAM,” kata Pras. Ia menambahkan bahwa Istana mempersilakan tim independen tersebut bekerja. Pihak pemerintah berjanji akan membantu jika tim investigasi tersebut mengalami kendala dalam prosesnya.
Sebelumnya, sejumlah tokoh GNB bertemu Presiden Prabowo pada Kamis (11/9/2025). Dalam pertemuan itu, GNB menyampaikan beberapa tuntutan, termasuk pembentukan komisi investigasi independen dan pembebasan para mahasiswa, aktivis, dan pelajar yang masih ditahan. Tuntutan ini disampaikan oleh mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, yang menilai banyak dari mereka yang ditahan tidak bersalah dan masa depan mereka terganggu. (Ari Wibowo/Mun)
-
JABODETABEK17/08/2026 23:00 WIBTak Lihat Motor, Sopir Wing Box Lindas Pasutri Hingga Tewas di Tempat
-
NUSANTARA17/08/2026 20:00 WIBBNPB Pastikan 54 Korban Jiwa Gempa NTT
-
EKBIS18/08/2026 10:30 WIBRupiah Melemah ke Rp17.840 per Dolar AS
-
RAGAM18/08/2026 11:15 WIBPolda Riau Bongkar Mata Rantai Emas PETI, Dua Orang Tersangka dan Rp972 Juta Disita
-
EKBIS18/08/2026 09:30 WIBUsai Libur HUT ke-81 RI, IHSG Tancap Gas Tembus Level 6.466
-
POLITIK18/08/2026 11:00 WIBGeger Pengupas Bawang, Iwan Sumule: Ada yang Sengaja Menjerumuskan Presiden
-
DUNIA17/08/2026 21:00 WIBTelegram Jadi Radar Serangan Rusia di Ukraina
-
DUNIA17/08/2026 18:00 WIBQatar Bantah Tahan 3 Pilot Iran