Connect with us

NASIONAL

Eddy Soeparno: Aspirasi Gen Z Jadi Fondasi Penting dalam Perumusan Kebijakan Publik

Aktualitas.id -

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, menyerap aspirasi generasi muda dalam sebuah Town Hall Meeting yang diikuti lebih dari 200 perwakilan Gen Z. Kegiatan tersebut digelar di lingkungan MPR RI dan bekerja sama dengan organisasi Dewan Kita.

Forum berlangsung interaktif dan terbuka. Para peserta menyampaikan berbagai pandangan serta harapan terkait lapangan kerja yang layak, jaminan hidup yang manusiawi, perlindungan lingkungan hidup, hingga perubahan iklim. Isu lain yang turut mengemuka meliputi akses pendidikan, kesehatan mental, peluang berwirausaha, serta pengembangan ekonomi hijau.

Eddy Soeparno menegaskan bahwa keterlibatan anak muda, khususnya Gen Z, merupakan fondasi penting dalam perumusan kebijakan publik ke depan.

“Town hall meeting ini adalah cara kami mendengar langsung tanpa sekat aspirasi anak-anak muda. Forum ini juga menjadi saluran bagi anak muda untuk menyampaikan pandangannya dalam kebijakan publik. Kami percaya anak muda harus terlibat langsung dalam proses perumusan kebijakan,” ujar Eddy dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).

Dalam diskusi tersebut, isu ketenagakerjaan menjadi sorotan utama. Banyak peserta menekankan perlunya penciptaan lapangan kerja yang selaras dengan perkembangan teknologi, transisi energi, serta pembangunan berkelanjutan.

Selain itu, Gen Z juga menyoroti pentingnya jaminan sosial, upah layak, dan ekosistem kerja yang adil bagi pekerja muda. Kekhawatiran terhadap krisis iklim dan degradasi lingkungan pun mengemuka, dengan tuntutan agar arah pembangunan nasional lebih berpihak pada keberlanjutan demi generasi mendatang.

Menanggapi aspirasi tersebut, Eddy menyatakan bahwa dorongan Gen Z terhadap lapangan kerja hijau (green jobs) sejalan dengan inisiatif yang selama ini ia perjuangkan, terutama dalam percepatan transisi energi dan pembangunan rendah karbon.

“Amanat Pasal 33 UUD 1945 Ayat 4 menegaskan bahwa pembangunan ekonomi harus dilaksanakan dengan prinsip keadilan sosial, keberlanjutan, dan berwawasan lingkungan. Artinya, pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan dan penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda,” jelas Eddy.

Ia menambahkan, peluang green jobs di sektor energi terbarukan, transportasi rendah emisi, pengelolaan sampah, hingga industri kreatif hijau sangat dekat dengan karakter Gen Z yang adaptif terhadap teknologi, inovatif, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap isu lingkungan.

Namun demikian, Eddy menekankan bahwa kebijakan penciptaan lapangan kerja hijau harus dibarengi dengan pelatihan keterampilan, perlindungan tenaga kerja, serta jaminan penghidupan yang layak.

“Pemerintah harus hadir memastikan anak muda memiliki akses pada pendidikan vokasi, program reskilling dan upskilling, agar peluang green jobs benar-benar terbuka dan inklusif bagi semua,” pungkasnya.

Forum ini menegaskan semakin kuatnya peran Gen Z dalam diskursus kebijakan publik, khususnya terkait masa depan dunia kerja, keberlanjutan lingkungan, dan arah pembangunan nasional. (Mun)

TRENDING