Connect with us

NASIONAL

Menhub: 27,29 Juta Orang Diproyeksikan Mudik ke Jawa Timur pada Lebaran 2026

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Dudy Purwagandhi menyebut sebanyak 27,29 juta orang diproyeksikan melakukan perjalanan mudik ke Jawa Timur pada periode angkutan Lebaran 2026. Angka tersebut menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi tujuan mudik favorit nasional nomor dua.

Berdasarkan survei nasional Kementerian Perhubungan, total pergerakan masyarakat selama masa angkutan Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,91 juta orang di seluruh Indonesia.

“Jawa Timur merupakan provinsi tujuan mudik favorit nasional nomor dua dengan jumlah sekitar 27,29 juta orang,” ujar Dudy dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (21/2/2026).

Kota Surabaya juga masuk dalam daftar kabupaten/kota tujuan favorit nasional, dengan prakiraan pergerakan masyarakat mencapai 732.000 orang selama periode mudik.

Untuk memastikan kelancaran arus mudik, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melakukan koordinasi intensif bersama Khofifah Indar Parawansa. Pertemuan tersebut bertujuan memastikan kesiapan seluruh moda dan infrastruktur transportasi di Jawa Timur.

Menurut Dudy, Jawa Timur memiliki peran strategis sebagai simpul utama pergerakan nasional, baik sebagai daerah asal maupun tujuan pemudik, serta penghubung koridor Jawa-Bali dan kawasan timur Pulau Jawa.

Kesiapan Moda Transportasi Lebaran 2026

Kemenhub menyiapkan berbagai strategi pelayanan terpadu antarmoda untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat, di antaranya:

Transportasi darat: 31.000 unit bus dengan kapasitas 1,25 juta penumpang

Transportasi laut: 829 unit kapal dengan kapasitas 3,26 juta penumpang dan 636 pelabuhan

Kereta api: 3.821 unit sarana dengan dukungan 668 stasiun

Transportasi udara: 392 unit pesawat dan 257 bandara

Penyeberangan: 255 unit kapal dengan kapasitas 6,15 juta penumpang dan 770.000 kendaraan di 15 lintas penyeberangan

Selain itu, disiapkan delaying system di kawasan Pelabuhan Ketapang, pemanfaatan UPPKB sebagai rest area, Surat Keputusan Bersama (SKB) pengaturan angkutan Lebaran bersama Polri, serta program mudik gratis.

Pengawasan dan Aspek Keselamatan

Aspek keselamatan menjadi perhatian utama melalui pelaksanaan ramp check terhadap bus AKDP dan pariwisata di 29 terminal tipe B serta pool kendaraan di Jawa Timur. Pemeriksaan dilakukan mulai 2 Februari hingga 25 Maret 2026 guna memastikan kendaraan laik jalan.

Pengawasan juga diperketat di titik rawan seperti perlintasan sebidang kereta api, jalur arteri padat, serta akses menuju pelabuhan penyeberangan. Posko pemantauan lalu lintas disiapkan untuk memantau kondisi secara real time.

“Semoga seluruh langkah antisipatif ini dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat yang melaksanakan mudik dan arus balik Lebaran 2026,” tutup Dudy. (Firmansyah/Mun)

TRENDING