Connect with us

NASIONAL

Siap-siap! Pemerintah Kaji Aturan WFH Seminggu Sekali

Aktualitas.id -

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Foto: Tim Media Prabowo

AKTUALITAS.ID – Pemerintah tengah mengkaji kebijakan penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan sebagai bagian dari upaya efisiensi pola kerja. Wacana ini disebut merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto dalam sidang kabinet paripurna.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan kebijakan tersebut masih dalam tahap perumusan dan belum diputuskan secara final.

“Kami sedang merumuskan kebijakan untuk mengefisienkan cara kerja. Salah satu opsinya adalah WFH satu hari dalam satu minggu,” ujarnya, Minggu (22/3/2026).

Ia menegaskan, wacana tersebut tidak berkaitan dengan kondisi pasokan energi nasional. Pemerintah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi aman.

“Bukan karena ada masalah BBM. Pasokan energi aman, ini murni bagian dari evaluasi dan efisiensi kerja,” jelasnya.

Menurut Prasetyo, kebijakan WFH mingguan kemungkinan tidak akan berlaku untuk seluruh sektor. Sejumlah bidang seperti layanan publik, industri, dan perdagangan diperkirakan tetap menjalankan aktivitas secara normal.

“Kebijakan ini hanya untuk sektor tertentu agar tidak disalahpahami,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan dampak kebijakan tersebut terhadap sektor informal yang bergantung pada mobilitas harian masyarakat.

Saat ini, skema penerapan WFH masih terus dimatangkan, termasuk mekanisme teknis dan sektor mana saja yang akan terdampak.

Pemerintah menargetkan kebijakan ini dapat meningkatkan efisiensi kerja sekaligus menjaga produktivitas tanpa mengganggu stabilitas ekonomi. (Bowo/Mun)

TRENDING