NUSANTARA
Berburu Batik di Pekalongan Untuk Oleh-oleh Mudik
AKTUALITAS.ID – Kota Pekalongan, Jawa Tengah memang dikenal sebagai sentra batik nasional yang menawarkan beragam pilihan produk batik yang berkualitas, baik dari model hingga hasil produksinya.
Setiap tahun, menjelang hingga usai perayaan Lebaran, jalur Pantura menjadi saksi bisu tradisi unik para pemudik. Banyak dari mereka menyempatkan diri singgah di Pekalongan, untuk berburu batik khas daerah tersebut.
Para pemudik memanfaatkan perjalanan mereka untuk berburu batik khas Pekalongan di Pasar Grosir Batik Setono, menjadikannya oleh-oleh favorit keluarga.
Pasar Grosir Batik Sentono menjadi salah satu destinasi utama bagi para pemudik yang ingin membeli oleh-oleh. Mereka mencari kain batik atau pakaian batik untuk keluarga dan kerabat di kampung halaman. Aktivitas ini menjadi bagian tak terpisahkan dari ritual mudik bagi sebagian besar masyarakat.
Suasana di pasar ini mulai menunjukkan geliat keramaian dengan kedatangan para pemudik sejak menjelang perayaan lebaran, Jumat (20/3/2026) lalu.
Voni dari Tangerang yang menuju Solo, dan Helmi dari Bekasi yang mudik ke Batang, menjadikan momen ini sebagai kesempatan untuk melestarikan budaya dan berbagi kebahagiaan.
Salah satu pedagang di Pasar Grosir Batik Setono, Siti Idrotul, mengatakan bahwa pembeli selama masa mudik lebaran didominasi oleh warga dari luar kota. Pelanggannya banyak berasal dari daerah seperti Jakarta, Semarang, dan Kendal. Mereka sengaja mampir untuk membeli oleh-oleh khas Pekalongan.
Produk yang paling diminati oleh para pemudik adalah daster batik. Daster ini ditawarkan dengan rentang harga yang bervariasi, mulai dari Rp25 ribu hingga Rp100 ribu, menjadikannya pilihan yang ekonomis dan fungsional.
Alfina, pedagang batik lainnya di Pasar Setono, membenarkan popularitas daster batik di kalangan pemudik. Ia menjelaskan bahwa produk ini menjadi primadona karena kenyamanan dan harganya yang bersahabat. Alfina menambahkan bahwa omzetnya bisa mencapai sekitar Rp5 juta per hari saat pasar ramai pengunjung.
Peningkatan pengunjung jelang arus balik lebaran masih belum mencapai puncaknya, para pedagang memperkirakan bahwa jumlah pembeli akan meningkat signifikan setelah Hari Raya Idul Fitri.
Peningkatan ini terjadi saat para pemudik melakukan perjalanan balik ke kota asal mereka dari kampung halaman. Momen arus balik seringkali menjadi kesempatan terakhir bagi mereka untuk berbelanja oleh-oleh.
(Yan Kusuma/goeh)
-
RIAU06/05/2026 11:15 WIB100 Ton Arang Bakau Disita, Polda Riau Bongkar Perusakan Mangrove di Meranti
-
NASIONAL06/05/2026 13:00 WIBDPR Pertanyakan Legalitas TNI di Pembekalan LPDP
-
FOTO06/05/2026 06:51 WIBFOTO: Defisit APBN Melebar 0,93 Persen, Menkeu Purbaya Sebut Masih Terkendali
-
EKBIS06/05/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Melonjak Rp30.000 Hari Ini
-
EKBIS06/05/2026 10:30 WIBRupiah Perkasa Lawan Dolar AS di Awal Perdagangan
-
NASIONAL06/05/2026 11:00 WIBGus Ipul: Isu Sepatu Rp700 Ribu Hoaks
-
JABODETABEK06/05/2026 15:00 WIBPolisi Gerebek Pengedar Tramadol-Hexymer di Cikarang Barat
-
EKBIS06/05/2026 09:31 WIBRabu Cuan! IHSG Buka Menguat 29 Poin

















