Connect with us

NASIONAL

Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Tewas di Kontrakan

Aktualitas.id -

llustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Warga Desa Pelangki, Kecamatan Muara Dua, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatra Selatan, digegerkan oleh penemuan mayat seorang wanita di dalam sebuah rumah kontrakan pada Rabu (25/3/2026) pagi. Korban yang diketahui berinisial MS (38) merupakan seorang staf yang bertugas di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) OKU Selatan.

Pihak kepolisian menduga kuat bahwa staf lembaga pengawas pemilu tersebut meregang nyawa akibat tindak pidana pembunuhan, mengingat kondisi jenazah yang ditemukan sangat mengenaskan.

Penemuan jasad MS bermula dari kecurigaan para tetangga. Saksi mata di lokasi menyebutkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, korban tidak terlihat keluar rumah atau beraktivitas seperti biasanya.

Merasa ada yang tidak beres, warga mencoba memanggil korban dari luar kontrakan, namun tidak ada respons sama sekali. Berbekal kesepakatan bersama, warga akhirnya memutuskan untuk membongkar paksa jendela dan mengecek ke dalam rumah.

Betapa terkejutnya para saksi ketika mendapati korban MS sudah tewas dalam posisi telentang di lantai kamarnya, dengan kondisi bersimbah darah. Warga pun segera melaporkan kejadian tragis ini kepada pihak berwajib.

Menerima laporan warga, tim kepolisian langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan adanya indikasi kekerasan fisik pada tubuh korban.

“Korban ditemukan sudah tewas tergeletak di kamar kontrakan, ada luka di leher,” ungkap Kombes Nandang saat dikonfirmasi.

Nandang menjelaskan lebih lanjut bahwa luka serius di bagian leher tersebut diduga kuat menjadi penyebab utama kematian staf Bawaslu itu. “Dari hasil olah TKP, korban diduga tewas akibat pembunuhan,” tegasnya.

Saat ini, jajaran kepolisian tengah mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi mata dan mengumpulkan barang bukti di sekitar TKP. Untuk memastikan waktu pasti dan penyebab pasti kematian, jenazah MS telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat guna dilakukan pemeriksaan forensik lebih lanjut.

Kombes Nandang juga mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap tenang dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada aparat kepolisian.

“Kami minta warga tidak berspekulasi soal penyebab kematian korban. Tunggu hasil lidik polisi, mudah-mudahan segera terungkap,” tutup Nandang. (Irawan/Mun)

TRENDING