NASIONAL
Meski Ada Korban, TNI Tetap Kirim Ratusan Prajurit ke Zona Konflik
AKTUALITAS.ID – TNI memastikan tetap mengirimkan 756 personel baru dalam misi perdamaian di Lebanon. Keputusan ini diambil meski muncul desakan penarikan pasukan di tengah meningkatnya eskalasi konflik.
Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam misi perdamaian dunia dengan mengirimkan 756 personel baru ke Lebanon.
Pasukan tersebut akan menggantikan personel lama dalam misi UNIFIL yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Rotasi dijadwalkan berlangsung pada 22 Mei 2026.
Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Iwan Bambang Setiawan, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari sikap independen Indonesia dalam menjalankan amanat konstitusi.
“TNI tetap melaksanakan rotasi sesuai jadwal. Kebijakan ini tidak dipengaruhi oleh keputusan negara lain,” ujarnya.
Keputusan tersebut muncul di tengah desakan sejumlah pihak agar Indonesia menarik pasukannya dari Lebanon, terutama setelah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan tersebut. Namun, TNI menegaskan setiap negara memiliki pertimbangan sendiri, termasuk Indonesia yang tetap berkomitmen menjaga perdamaian dunia.
Pengiriman 756 prajurit ini merupakan bagian dari mekanisme rotasi rutin untuk menjaga kesiapan operasional dan kondisi fisik personel yang telah bertugas lebih dari satu tahun.
Indonesia sendiri dikenal sebagai salah satu kontributor terbesar pasukan perdamaian PBB, dengan lebih dari 47.000 prajurit telah dikirim ke berbagai wilayah konflik dunia.
Meski demikian, misi ini tidak lepas dari risiko. Pada Maret 2026, tiga prajurit TNI gugur dalam insiden terpisah di Lebanon selatan.
Salah satu korban, Farizal Rhomadhon, meninggal akibat serangan artileri di wilayah Adchit Al Qusayr. Sementara dua lainnya gugur akibat ledakan kendaraan di dekat Bani Haiyyan.
Peristiwa tersebut menjadi duka mendalam bagi bangsa Indonesia, namun tidak mengurangi komitmen TNI dalam menjalankan tugas perdamaian dunia.
Saat ini, sebanyak 753 prajurit TNI masih bertugas di wilayah misi. TNI berharap seluruh personel dapat menyelesaikan tugas dengan baik dan kembali ke tanah air dalam kondisi selamat.
Keputusan TNI untuk tetap mengirim pasukan ke Lebanon menegaskan posisi Indonesia sebagai aktor penting dalam menjaga stabilitas global, sekaligus menunjukkan komitmen kuat terhadap misi perdamaian internasional di tengah situasi yang semakin tidak menentu.(Bowo/Mun)
-
POLITIK03/04/2026 14:30 WIBLakukan Kekerasan Kepada Istri dan Anak, Kader Demokrat Dilaporkan
-
OTOTEK02/04/2026 23:30 WIBDengan Warna Baru, New Honda Stylo 160 Lebih Terlihat Premium
-
PAPUA TENGAH03/04/2026 00:30 WIBKodim 1710/Mimika Gelar Sidang Pankar UKP Periode 1 Oktober 2026
-
OLAHRAGA02/04/2026 22:00 WIBKelolosan Irak ke Piala Dunia 2026 Jadi Inspirasi
-
DUNIA03/04/2026 06:00 WIBGCC Desak DK PBB Lindungi Jalur Maritim Bila Selat Hormuz Ditutup
-
NASIONAL02/04/2026 22:30 WIBRumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Digeledah KPK
-
PAPUA TENGAH02/04/2026 21:00 WIBPolisi Sita 164,5 Liter Sopi di Pelabuhan Poumako Saat KM Tatamailau Bersandar
-
DUNIA02/04/2026 21:30 WIBPresiden Brasil: AS Karang Kebohongan untuk Serang Iran

















