Connect with us

NASIONAL

Tito Tegaskan ASN WFH Harus Nyalakan HP

Aktualitas.id -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian - (Dok. Kemendagri)

AKTUALITAS.ID – Pemerintah memperketat pengawasan terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang menjalani work from home (WFH). Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan, ASN wajib mengaktifkan ponsel agar dapat dipantau melalui sistem geo location.

Tito Karnavian menegaskan bahwa kebijakan work from home (WFH) tidak boleh disalahgunakan oleh aparatur sipil negara (ASN) sebagai ajang memperpanjang waktu libur.

Untuk memastikan kedisiplinan, pemerintah akan menerapkan sistem pemantauan berbasis geo location, yang memungkinkan lokasi ASN terdeteksi selama jam kerja berlangsung.

“Kami ingin memastikan ASN benar-benar bekerja dari rumah. Oleh karena itu, handphone harus aktif agar bisa diketahui lokasinya,” ujar Tito dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).

Menurut Tito, sistem ini bukan hal baru. Teknologi serupa pernah diterapkan saat masa pandemi COVID-19 untuk memastikan kepatuhan masyarakat terhadap kebijakan pembatasan aktivitas.

Meski demikian, tidak semua ASN mendapatkan fasilitas WFH. Pegawai yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik tetap diwajibkan bekerja dari kantor.

Layanan tersebut meliputi sektor penting seperti kesehatan, pendidikan, perizinan, kebersihan, hingga ketertiban umum.

Selain itu, pejabat di tingkat daerah seperti camat dan lurah juga tidak termasuk dalam kebijakan WFH.

“Mereka tetap harus bekerja dari kantor untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal,” tegas Tito.

Pemerintah juga akan melakukan evaluasi berkala terhadap kebijakan ini. Dalam dua bulan ke depan, efektivitas WFH akan dikaji, termasuk dampaknya terhadap efisiensi energi dan produktivitas ASN.

Setiap pemerintah daerah diminta menyampaikan laporan rutin bulanan sebagai bahan evaluasi kebijakan.

Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga kinerja ASN di tengah fleksibilitas kerja. Di sisi lain, kebijakan pengawasan berbasis teknologi juga menjadi sorotan terkait aspek privasi dan implementasinya di lapangan. (Bowo/Mun)

TRENDING