NUSANTARA
Kenyamanan Huntara Dipastikan Sesuai Arahan Presiden
AKTUALITAS.ID – Presiden RI Prabowo Subianto meminta agar kenyaman hunian sementara (Huntara) bagi para korban bencana sumatera dan aceh diperhatikan.
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari memastikan kembali arahan Presiden terkait kenyamanan hunian sementara (huntara) tersebut saat melakukan kunjungan di Kabupaten Aceh Tamiang.
“Kami memastikan kenyamanan huntara sesuai arahan Presiden,” kata Muhammad Qodari ketika mengunjungi huntara di Desa Simpang Opak, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (15/1/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Qodari juga mengecek progres pemulihan pascabencana banjir Aceh termasuk di antaranya progres penyediaan hunian sementara dan hunian tetap di kabupaten tersebut.
“Kami ke hunian sementara yang disiapkan Danantara. Ada sebanyak 600 unit, lokasinya di Desa Simpang Opak. Kabar baik, pengungsi yang ada di tenda akan segera pindah ke huntara ini,” kata Qodari.
Qodari menjelaskan kunjungannya ke huntara itu menyusul kunjungan Presiden ke tempat tersebut sebelumnya. Waktu kunjungan itu, Presiden Prabowo Subianto meminta agar huntara nyaman dan tidak panas.
“Sekarang sudah dipasang plafon, jadi tidak panas lagi. Kami juga sudah lihat, ada yang pakai ranjang, yang belum menyusul, sedang dalam proses,” kata Qodari.
Ia menegaskan lokasi huntara di Simpang Opak tempat yang ramai karena dekat dengan jalan raya. Di lokasi ini juga ada masjid besar, dan di sekitar ini juga ada perumahan dan warung.
“Lokasi ini bukan tempat terpencil, tapi strategis. Akan lebih baik di huntara dari pada di tenda. Di sini ada dapur umum, klinik kesehatan, tempat bermain anak. Di sebelah huntara juga sedang dibangun hunian tetap. Nanti dari huntara bisa pindah ke hunian tetap,” katanya.
Yusuf Sitorus, koordinator HAKA pembangunan huntara untuk korban bencana Kabupaten Aceh Tamiang, mengatakan berdasarkan koordinasi dengan pemerintah setempat ada sebanyak 154 keluarga pindah ke huntara pada Kamis (15/12026) sore.
“Pemindahan dari tenda ke huntara dilakukan bergelombang agar penempatan itu nyaman. Mereka dari Desa Sukajadi, Kecamatan Karang Baru, di desa tersebut ada 300 rumah hilang akibat banjir,” katanya.
(Purnomo/goeh)
-
RAGAM13/05/2026 13:30 WIBHantavirus Bisa Bikin Gagal Napas Akut
-
FOTO13/05/2026 17:55 WIBFOTO: Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Hasil Uang Rampasan Rp10,2 Triliun ke Negara
-
POLITIK13/05/2026 14:00 WIBDPR Buka Opsi Partai Melebur Demi Lolos Parlemen
-
NASIONAL13/05/2026 15:45 WIBKPU RI Gandeng KPP DEM untuk Tingkatkan Literasi Kepemiluan dan Demokrasi
-
NUSANTARA13/05/2026 14:30 WIBKiai Jepara Diduga Perkosa Santri Berkali-kali Usai Ritual Ijab Kabul Sepihak
-
JABODETABEK13/05/2026 15:30 WIBSatpol PP DKI Siap Sapu Pedagang Hewan Kurban di Trotoar
-
DUNIA13/05/2026 15:00 WIBIran Siap Rakit Bom Atom Jika Trump Nekat Menyerang
-
JABODETABEK14/05/2026 08:00 WIBKobaran Api Subuh Hari Tewaskan 4 Orang di Sunter Agung