NUSANTARA
Puluhan KK Mengungsi Akibat Musibah Longsor di Puncak
AKTUALITAS.ID – Musibah tanah longsor terjadi di Kampung Bina Taruna RT 001/005, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua. Laporan pertama diterima BPBD pada pukul 17.15 WIB dari aparat desa setempat, dan tim TRC BPBD langsung bergerak ke lokasi pada pukul 17.30 WIB untuk melakukan penanganan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menangani kejadian tanah longsor di kawasan Puncak, tepatnya di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, yang menyebabkan 12 kepala keluarga (KK) atau 40 jiwa mengungsi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu sekitar pukul 16.30 WIB setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dengan durasi cukup lama.
“Akibat hujan deras, aliran drainase meluap sehingga tembok penahan tanah (TPT) jebol dan memicu longsor. Material tanah dan luapan air masuk ke rumah warga,” ujar Adam, di Bogor, Minggu (15/2/2026).
Berdasarkan hasil kaji cepat, tercatat tiga unit rumah mengalami rusak sedang atas nama Agung (2 KK/8 jiwa), Asep (2 KK/6 jiwa), dan Adit (1 KK/4 jiwa). Selain itu, enam rumah terdampak luapan air lintasan tanpa mengalami kerusakan bangunan.
Satu unit rumah lainnya milik Ridwan (1 KK/4 jiwa) dilaporkan dalam kondisi terancam. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Sebanyak 12 KK atau 40 jiwa sementara mengungsi ke rumah kontrakan di alamat yang sama guna menghindari potensi longsor susulan. “Untuk saat ini situasi belum sepenuhnya kondusif dan evakuasi material longsoran akan dilanjutkan esok hari,” kata Adam.
Tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Tagana Dinas Sosial, aparatur desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Puskesmas Cisarua, Satpol PP, Destana Tugu Selatan, relawan komunikasi serta masyarakat setempat turut terlibat dalam penanganan di lapangan.
BPBD juga telah mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak, sementara kebutuhan dasar yang diperlukan antara lain logistik tanggap darurat dan terpal. Logistik bantuan telah disalurkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bogor.
Saat ini, aliran air sementara dialihkan oleh tim gabungan bersama warga guna memudahkan proses pembersihan material longsoran. Penanganan lanjutan akan dikoordinasikan dengan dinas terkait untuk memastikan keamanan lingkungan sekitar lokasi kejadian.
(Ari Wibowo/goeh)
-
JABODETABEK15/02/2026 06:30 WIB4 Orang Tewas dalam Kecelakaan di Jalan Rusak Pasar Kemis Tangerang
-
EKBIS15/02/2026 07:00 WIBEddy Soeparno Pesimis Target Migas 2030 Tercapai Jika Hanya Andalkan Pertamina
-
OTOTEK15/02/2026 19:30 WIBPunya Jarak Tempuh 515 Km, Toyota Luncurkan EV Highlander 2027
-
RAGAM15/02/2026 21:00 WIBMengajarkan Puasa pada Anak Jadi Bingkai Kepentingan Terbaik
-
NUSANTARA15/02/2026 18:30 WIBKematian Pelajar SMP di Kawasan Kampung Gajah Terus Diselidiki Polisi
-
NASIONAL15/02/2026 11:00 WIBMa’ruf Amin Setuju Kembali ke UU KPK Lama Jika Perlu
-
JABODETABEK15/02/2026 16:30 WIBJangan Sampai Ketinggalan, Mudik Gratis DKI Dibuka 22 Februari 2026
-
DUNIA15/02/2026 19:00 WIBJerman dan Finlandia Didesak Akui Negara Palestina

















