POLITIK
Program Prabowo Sejahterakan Rakyat Dapat Dukungan Tiga Konfederasi Buruh
AKTUALITAS.ID – Dalam mewujudkan Indonesia yang adil, berdaulat, dan sejahtera bagi seluruh rakyat, termasuk kaum buruh yang merupakan program pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Pabowo.
Tiga konfederasi buruh terbesar berikrar dan berkomitmen mendukung penuh pemerintahan Prabowo Subianto.
Dukungan itu menjadi salah satu ikrar yang disampaikan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) saat menggelar deklarasi akbar di Tugu Proklamasi, Jakarta, Kamis kemarin.
Dalam deklarasi itu, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dalam keterangan diterima pada Sabtu menyampaikan empat ikrar lainnya yang menjadi sikap bersama gerakan buruh nasional.
Selanjutnya, ikrar kedua adalah buruh menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian.
Menurut Andi Gani, langkah tersebut dinilai inkonstitusional dan mencederai semangat reformasi serta berpotensi melemahkan institusi Polri dan posisi Presiden.
“Kami menolak dengan tegas penempatan Polri di kementerian manapun dan menegaskan Polri berada langsung di bawah Presiden Indonesia sesuai amanat reformasi. Hal itu juga akan menyulitkan buruh dalam menyelesaikan masalah-masalah ketenagakerjaan,” kata Andi Gani.
Ia mengatakan pihaknya siap menghadapi pihak-pihak yang mendorong Polri ditempatkan di bawah kementerian.
Selanjutnya ikrar ketiga, buruh meminta DPR segera mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru yang dinilai dapat memberikan kepastian hukum, perlindungan berkeadilan serta menjamin peningkatan kesejahteraan buruh dan keluarganya.
Untuk mendorong hal tersebut, buruh menyiapkan aksi massa besar pada 16-17 Februari 2026 mendatang.
“Kami mempersiapkan aksi massa besar-besaran pada 16-17 Februari ini untuk mendorong DPR segera mengesahkan UU Ketenagakerjaan yang baru,” ujarnya.
Kemudian ikrar keempat, gerakan buruh Indonesia menegaskan tetap berada pada satu garis perjuangan dalam memperjuangkan kepentingan pekerja.
Ikrar kelima, KSPSI AGN, KSPI, dan KSBSI bersama 36 federasi serikat pekerja tingkat nasional serta jutaan anggotanya menyatakan komitmen berada di garis terdepan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Adapun, kegiatan tersebut dihadiri sekitar 2.500 buruh dari berbagai daerah.
Selain Andi Gani, pimpinan buruh yang hadir dalam acara tersebut, yakni Presiden KSPI Said Iqbal dan Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban.
Elly menegaskan komitmen bersama tersebut, terutama terkait posisi Polri dan pembahasan regulasi ketenagakerjaan.
“Ikrar kita bertiga di sini, kami akan tetap menjaga dan berupaya keras supaya Polri tetap di bawah Presiden. Undang-Undang juga harus segera disahkan dan harus berpihak kepada buruh,” ujarnya.
(Yan Kusuma/goeh)
-
NASIONAL02/09/2026 13:00 WIBHerry Dermawan Sentil Harga Telur Rp21 Ribu
-
RIAU02/09/2026 13:15 WIBSiak Tuntas dan Kerumutan Empat Hari Tanpa Titik Api, Karhutla Riau Mulai Terkendali
-
NASIONAL02/09/2026 10:00 WIBGus Kikin Percepat Susunan Pengurus Baru PBNU
-
Ekstra02/09/2026 10:30 WIBRupiah Jeblok ke Rp17.762 per Dolar AS
-
NASIONAL02/09/2026 11:00 WIBAI Makin Canggih, Pigai Khawatir Pikiran Manusia Bisa Dicuri
-
EKBIS02/09/2026 11:31 WIBAS Serang Iran, Harga Minyak Dunia Meledak Lagi
-
NUSANTARA02/09/2026 12:30 WIBPemuda Tewas Dibacok Teman Sendiri di Musi Banyuasin
-
OTOTEK02/09/2026 13:30 WIBFitur Baru WhatsApp Bisa Ungkap Asal Nomor Penelepon
















