NUSANTARA
Banjir Setinggi 1,5 Meter Rendam Ratusan Rumah di Medan
AKTUALITAS.ID – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (4/6/2026) malam memicu banjir di sejumlah kawasan permukiman. Sedikitnya 485 rumah warga dilaporkan terdampak dengan ketinggian air mencapai 80 hingga 150 sentimeter.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan menyebut tiga kecamatan menjadi wilayah yang paling terdampak, yakni Medan Johor, Medan Selayang, dan Medan Maimun.
Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, mengatakan tim gabungan telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen cepat, membantu evakuasi warga, serta memantau perkembangan kondisi banjir.
“Petugas saat ini masih melakukan pendataan dan penanganan darurat di sejumlah titik terdampak,” kata Yunita, Jumat (5/6/2026).
Wilayah Medan Johor menjadi salah satu kawasan yang mengalami dampak cukup serius. Sekitar 150 rumah di Jalan Luku, Kelurahan Kwala Bekala, terendam banjir. Sejumlah warga terpaksa dievakuasi setelah air mulai masuk ke dalam rumah dan terus mengalami kenaikan.
Kondisi serupa terjadi di Kecamatan Medan Selayang. Sedikitnya 80 rumah di Jalan Saudara, Kelurahan Beringin, terdampak genangan yang muncul sejak malam hari. Beberapa keluarga memilih mengungsi ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari risiko banjir yang semakin tinggi.
Sementara itu, kawasan Kampung Aur di Kecamatan Medan Maimun tercatat sebagai wilayah dengan jumlah rumah terdampak terbanyak. Sebanyak 255 rumah terendam banjir akibat meluapnya aliran air setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Meski demikian, hingga laporan terakhir belum terdapat pengungsi di Kampung Aur. Sebagian besar warga masih bertahan karena rumah yang mereka tempati merupakan bangunan bertingkat sehingga aktivitas dapat dipindahkan ke lantai atas.
Tak hanya merendam rumah warga, banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan utama di Kota Medan dan mengganggu mobilitas masyarakat.
Di tengah cuaca ekstrem yang melanda, sebuah warung kopi di Jalan Balam, Kelurahan Sei Kambing B, dilaporkan ambruk akibat terpaan hujan deras dan angin kencang. Insiden tersebut membuat para pengunjung berhamburan menyelamatkan diri.
BPBD mengingatkan masyarakat agar tetap waspada mengingat kondisi cuaca di Kota Medan masih belum stabil. Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih dapat memicu kenaikan debit air di sejumlah kawasan rawan banjir.
Petugas gabungan saat ini terus melakukan pemantauan tinggi muka air, pendataan kerusakan, serta koordinasi lintas instansi guna mempercepat penanganan dan memastikan kondisi kembali normal.
Warga yang tinggal di sekitar daerah rendah, bantaran drainase, dan kawasan rawan genangan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir susulan apabila hujan kembali turun dalam beberapa hari ke depan. (Kusuma/Mun)
-
NASIONAL20/07/2026 17:30 WIBBRIN Sebut Pola Komunikasi Kepala Bakom Perlu Dievaluasi
-
NASIONAL20/07/2026 17:00 WIBPengembalian Amplop Uang Raja Juli Tak Hapus Dugaan Pidana
-
DUNIA20/07/2026 19:00 WIBIran Klaim Hantam Pesawat Tempur AS di Yordania
-
RIAU20/07/2026 18:00 WIBPeringati Hari Jadi Bengkalis, Pemkab Gelar Lomba Tradisional untuk Lestarikan Budaya
-
NASIONAL20/07/2026 16:30 WIBAhmad Sahroni: Jangan Bawa Nama Presiden dalam Pembelaan Febrie Adriansyah
-
EKBIS20/07/2026 20:00 WIBAmran Ajak Investor Bangun Industri Susu untuk Swasembada Nasional
-
NASIONAL20/07/2026 16:00 WIBDPR Kecam Pencabulan 32 Murid SD di Makassar, Minta Pelaku Dihukum Berat
-
JABODETABEK21/07/2026 07:30 WIBPilu! Ibu dan Bocah 6 Tahun Tewas Ditabrak Kereta