OLAHRAGA
TFF: 1.024 Pemain Turki Disanksi Akibat Skandal Taruhan!
AKTUALITAS.ID — Dunia sepak bola Turki tengah diguncang skandal besar! Otoritas setempat pada Senin (10/11/2025) menangkap delapan orang, termasuk Murat Ozkaya, bos klub Eyupspor, terkait kasus taruhan ilegal pertandingan sepak bola.
Penangkapan dilakukan oleh Divisi Kejahatan Siber Istanbul bersama Kejaksaan Umum dalam operasi besar yang digelar serentak di 13 provinsi, mulai dari Istanbul, Ankara, Antalya, Izmir, hingga Trabzon. Dari operasi itu, 21 orang sempat diamankan, termasuk pejabat klub dan wasit.
Menurut media pemerintah TRT, para tersangka sudah dilimpahkan ke pengadilan setelah menjalani pemeriksaan intensif.
Tak hanya itu, Federasi Sepak Bola Turki (TFF) juga mengambil langkah tegas dengan menskors 1.024 pemain dari berbagai liga profesional. Semua pemain itu diserahkan ke Dewan Disiplin Sepak Bola Profesional untuk diselidiki lebih lanjut.
“Sebanyak 1.024 pemain sementara diskors dan dilimpahkan ke Dewan Disiplin,” tegas TFF dalam pernyataan resminya.
Langkah keras ini menyusul kasus sebelumnya, ketika 149 wasit dan asisten wasit juga disanksi karena terlibat taruhan pada laga yang mereka pimpin — pelanggaran berat terhadap kode etik dan integritas sepak bola.
Skandal ini disebut sebagai salah satu kasus taruhan terbesar dalam sejarah sepak bola Turki, dan pihak berwenang berjanji akan mengusutnya hingga tuntas. (ARI WIBOWO/DIN)
-
FOTO13/05/2026 17:55 WIBFOTO: Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Hasil Uang Rampasan Rp10,2 Triliun ke Negara
-
RAGAM13/05/2026 16:30 WIBKurangi Risiko Kanker Mulut, Berikut Kebiasaan yang Harus Dihilangkan
-
JABODETABEK14/05/2026 08:00 WIBKobaran Api Subuh Hari Tewaskan 4 Orang di Sunter Agung
-
NASIONAL14/05/2026 06:00 WIBPrabowo Minta Semua Aturan Rumit Dipangkas
-
NUSANTARA14/05/2026 06:30 WIBTiga Desa di Manggarai Timur Terisolasi Banjir Bandang
-
JABODETABEK14/05/2026 07:30 WIBPolisi Tangkap Begal Sadis Jakbar
-
OLAHRAGA13/05/2026 17:00 WIBSkuad Swedia Siap Berlaga di Piala Dunia 2026
-
PAPUA TENGAH13/05/2026 18:00 WIBMenjahit Konektivitas, Menghapus Label 3T di Waropen