Connect with us

OLAHRAGA

Laga Pertahanan Gelar Sukarela Usyk lawan Verhoeven Dikabulkan WBC

Aktualitas.id -

Poster laga tinju juara dunia kelas berat Oleksandr Usyk (kiri) melawan Rico Verhoeven (kanan) yang dipublikasikan World Boxing Council (WBC) dalam lamannya yang dipantau di Jakarta, Senin (2/3/2026). (Laman resmi WBC)

AKTUALITAS.ID – Usyk berstatus sebagai juara dunia kelas berat tak terbantahkan setelah berhasil menguasai empat sabuk juara utama, yakni versi WBC, World Boxing Association (WBA), International Boxing Federation (IBF), dan World Boxing Organization (WBO).

World Boxing Council (WBC) menyetujui laga mempertahankan gelar secara sukarela juara dunia kelas berat (90,7 kg) WBC Oleksandr Usyk melawan juara kickboxing yang legendaris Rico Verhoeven.

“WBC mengabulkan permintaan Usyk untuk mempertahankan gelar secara sukarela. Selanjutnya, WBC menerima petisi untuk mengesahkan pertarungan Usyk melawan Herhoeven,” demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Persetujuan tersebut diberikan setelah WBC mempertimbangkan rekam jejak dan tingkat aktivitas luar biasa yang ditunjukkan oleh Oleksandr Usyk dalam beberapa tahun terakhir.

Petinju asal Ukraina itu dinilai sebagai salah satu juara paling aktif di divisi kelas berat, sebuah faktor yang jarang ditemui pada era modern tinju dunia.

Dalam kurun waktu tersebut, Usyk tercatat menghadapi dan menaklukkan sejumlah petinju elite kelas berat. Dia sukses mengalahkan Anthony Joshua sebanyak dua kali, kemudian mencatatkan dua kemenangan atas Tyson Fury, serta dua kali menundukkan Daniel Dubois. Rentetan hasil positif tersebut semakin memperkuat dominasinya di kelas berat.

Usyk menjalani seluruh pertarungan itu sambil mempertahankan rekor tak terkalahkannya di level profesional.

Hingga kini, dia telah membukukan 24 kemenangan tanpa sekali pun menelan kekalahan, dengan 15 kemenangan di antaranya diraih melalui knockout (KO), sebuah statistik impresif di kelas berat.

Berdasarkan pencapaian tersebut, WBC memutuskan menyetujui permintaan pertahanan gelar sukarela Usyk setelah melakukan evaluasi menyeluruh.

WBC menilai aktivitas sang juara yang belum pernah terjadi sebelumnya, terutama di divisi kelas berat, layak mendapatkan perlakuan khusus sesuai regulasi organisasi.

Kini, Usyk bersiap kembali naik ring untuk mempertaruhkan sabuk juara dunia WBC miliknya menghadapi Rico Verhoeven dalam duel ini dijadwalkan berlangsung pada 23 Mei mendatang di Mesir.

Verhoeven sendiri telah berkiprah di level kickboxing profesional elite sejak tahun 2005. Selama hampir dua dekade, petarung asal Belanda itu konsisten tampil di level tertinggi dan memantapkan dirinya sebagai salah satu juara kickboxing kelas berat terhebat sepanjang masa.

WBC menjelaskan bahwa Verhoeven memiliki perjalanan karier yang luar biasa, termasuk tampil sebagai bintang utama dalam ajang-ajang besar yang digelar di stadion dengan jumlah penonton mencapai 30.000 hingga 40.000 orang di berbagai belahan dunia.

Pada usia 36 tahun, Verhoeven telah menjalani total 76 pertandingan kickboxing profesional. Ia juga baru-baru ini melepaskan gelar Glory Kickboxing Heavyweight setelah mencatatkan rekor tak terkalahkan selama 11 tahun, sebuah pencapaian dominan yang jarang terjadi di dunia kickboxing.

WBC menegaskan bahwa perpindahan dari kickboxing ke tinju profesional bukanlah hal yang sepenuhnya baru. Sepanjang sejarah, banyak atlet dari Muay Thai maupun kickboxing yang sukses bertransisi ke ring tinju dan bahkan mampu bersaing memperebutkan gelar juara dunia versi WBC.

(Ari Wibowo/goeh)

TRENDING

Exit mobile version