EKBIS
Kementan: Harga Daging Ayam Terkendali
AKTUALITAS.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa ketersediaan dan stabilitas stok pangan nasional dalam kondisi aman dan terkendali menjelang Ramadhan hingga Idul Fitri 2026.
Dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/2/2026) Amran melaporkan perkembangan stok, produksi, hingga harga pangan strategis nasional.
Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan harga dan pasokan daging ayam di Kabupaten Tapanuli Utara dan Toba, Sumatera Utara dalam kondisi terkendali dengan ketersediaan mencukupi serta distribusi berjalan lancar di tingkat peternak dan pasar.
“Kementerian Pertanian melalui Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Siborongborong terus memantau harga dan ketersediaan pangan hewani saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 2026,” kata Kepala BPTUHPT Siborongborong Kementen Yude Maulana Yusuf dalam keterangan di Jakarta, Minggu (1/3/2026).
Yude mengatakan tim BPTUHPT Siborongborong turun langsung ke pasar-pasar tradisional di Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Toba untuk memastikan pasokan dan harga daging ayam serta telur.
Dia menyampaikan kegiatan itu bertujuan memberikan gambaran riil kondisi pasar sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Kami ingin memastikan stok tersedia, distribusi lancar, dan harga bergerak dalam rentang yang wajar menjelang hari besar keagamaan,” ujarnya.
Di Kabupaten Tapanuli Utara, tepatnya di Kecamatan Siborongborong dan di Pasar Tradisional Tarutung, harga daging ayam berada pada kisaran Rp34.000–Rp37.000 per kilogram.
Ia menjelaskan jika dibandingkan dengan harga acuan penjualan (HAP) yang ditetapkan pemerintah, harga ayam sebesar Rp40.000 per kilogram, sehingga harga pangan strategis tersebut masih berada di bawah acuan.
Kemudian untuk telur ayam ras Tapanuli Utara dan Toba masih di harga relatif berkisar Rp32.000–Rp35.000 per kilogram, meskipun ada kenaikan sekitar 0,85 persen namun relatif dekat dengan HAP Rp30.000 per kilogram.
Ia menambahkan hasil peninjauan itu menjadi dasar optimisme bahwa kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik, sekaligus menjadi referensi dalam menjaga stabilitas harga dan keamanan pangan di wilayah tersebut.
(Ari Wibowo/goeh)
-
EKBIS03/11/2026 09:30 WIBSempat Terbang, IHSG Tiba-tiba Terjun Bebas Lewati 5.050
-
NASIONAL03/11/2026 10:00 WIBMenteri LH Bongkar Dalang Politik di Balik Kebakaran Hutan
-
POLITIK03/11/2026 11:00 WIBDemokrat Ultimatum Pemerintah Jangan Lelet Urus KPU
-
EKBIS03/11/2026 10:30 WIBEfek Boikot Membara! Saham RANS Hancur Lebur Kian Jauh di Bawah IPO
-
JABODETABEK03/11/2026 13:30 WIBPria Bawa Uang Palsu Rp20 Juta Diciduk Polisi
-
DUNIA03/11/2026 18:00 WIBBayi 2 Bulan Tewas dalam Ledakan Bom Truk Kolombia
-
EKBIS03/11/2026 11:33 WIBRupiah Dipermainkan Dolar
-
EKBIS03/11/2026 09:00 WIBMenko Bahlil Minta RKAB Jadi Senjata Kendalikan Pasar Nikel