Connect with us

DUNIA

Netanyahu Desak Trump Serang Iran Usai Pemilu AS

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan kembali melobi keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk segera melancarkan serangan militer terhadap Iran. Desakan tersebut disampaikan Netanyahu hanya beberapa hari jelang pemilu paruh waktu (midterms) AS.

Berdasarkan laporan Axios yang mengutip sumber pejabat AS dan Israel, Netanyahu melayangkan desakan itu dalam perbincangan via telepon bersama Trump pada Sabtu (31/10/2026). Pemimpin Israel tersebut mendorong agar Gedung Putih segera mengesahkan operasi tempur tak lama setelah bilik suara pemilu sela ditutup.

Namun, pembicaraan kedua pemimpin dilaporkan berlangsung alot. Trump menolak didikte dan sejauh ini lebih memilih jalur negosiasi ketimbang menyulut konfrontasi militer terbuka secara terburu-buru.PE

Sikap dingin Trump disinyalir merupakan bagian dari taktik intrik politiknya. Trump kerap memadukan opsi diplomasi keras dengan ancaman militer untuk menekan Teheran, sebagaimana yang ia terapkan pada konflik-konflik sebelumnya.

Kendati memprioritaskan meja perundingan, Trump tak menampik opsi militer tetap berada di atas meja. Ia bahkan terang-terangan melontarkan ancaman terhadap fasilitas nuklir strategis Iran di Gunung Pickaxe.

“Kami bisa mengurusnya dalam 10 menit. Kami sudah merencanakannya. Anda bisa lihat Gunung Pickaxe. Kami perlu mengatasinya dan bisa melakukannya dengan sangat cepat,” gertak Trump saat berbicara kepada awak media.

Di saat bersamaan, sinyal diplomasi tetap digulirkan Washington. Wakil Presiden AS JD Vance dilaporkan telah mengirimkan surat resmi kepada Kepala Dewan Keamanan Nasional Iran Mohsen Rezaei guna memikat Teheran kembali ke meja perundingan.

Menanggapi tekanan dari Washington dan gertakan Tel Aviv, Pemerintah Iran menegaskan tidak akan menyerah pada intimidasi. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan belum ada kesepakatan formal yang tercapai dengan pihak AS.

Araghchi menegaskan bahwa nasib diplomasi sepenuhnya tergantung pada bagaimana Washington menjawab syarat-syarat yang diajukan Teheran.

“Kami melakukan segala upaya dan berharap pihak sana menunjukkan rasionalitas yang cukup untuk memilih diplomasi daripada hal lain,” tegas Araghchi. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version