DUNIA
Serangan Artileri Israel di Gaza Utara Menewaskan Dua Warga Palestina
AKTUALITAS.ID – Hamas berulang kali menuding Israel melanggar gencatan senjata melalui serangan udara dan artileri yang dilancarkan setiap hari di seluruh Gaza, termasuk serangan kendaraan darat dan pesawat yang menghancurkan rumah-rumah hunian.
Setidaknya dua warga Palestina tewas, Minggu (1/3), akibat penembakan oleh Israel di wilayah Jabalia di Jalur Gaza utara, menurut sumber lokal Palestina dan sumber medis.
Sumber lokal menyebutkan serangan artileri itu menargetkan area al-Jurn, tempat tinggal keluarga-keluarga pengungsi, di Kota Jabalia di sebelah utara Jalur Gaza. Sumber medis menyampaikan kepada Xinhua bahwa serangan artileri itu menewaskan dua orang dan menyebabkan satu lainnya mengalami luka serius.
Tidak ada komentar langsung yang diberikan oleh militer Israel terkait insiden tersebut.
Sejak 7 Oktober 2023, serangan Israel telah menewaskan 72.096 warga Palestina dan melukai 171.791 lainnya, urai otoritas kesehatan Gaza pada Minggu.
Pihak berwenang memaparkan sebanyak 629 orang tewas dan 1.693 lainnya mengalami luka-luka sejak gencatan senjata tersebut mulai diberlakukan pada 10 Oktober 2025.
(Yan Kusuma/goeh)
-
RIAU03/09/2026 17:00 WIBSatresnarkoba Polres dan Polsek Bengkalis Telusuri Sabu dari Homestay, 15 Paket Ditemukan Pemasok Masih Diburu
-
POLITIK03/09/2026 16:00 WIBNasib Gibran Tersisa 7 Hari, Denny Bersiap Tempuh Jalur MK
-
NASIONAL03/09/2026 19:00 WIBKemenkop Bantah Anggaran Rp103 Miliar Khusus untuk Podcast
-
NUSANTARA03/09/2026 15:02 WIBDiduga Gelapkan Rp2,14 Miliar Dana Nasabah, Manager BRI Lubuklinggau Jadi Tersangka
-
NASIONAL03/09/2026 20:00 WIBKronologi Keracunan MBG di Tanggulangin: Dimasak Subuh, Makanan Tiba di Sekolah Menjelang Siang
-
NUSANTARA03/09/2026 14:29 WIBKejari Lubuklinggau Musnahkan Barang Bukti Inkrah, Ganja hingga Sajam
-
NASIONAL03/09/2026 20:30 WIBBahas Perdagangan hingga Energi Nuklir, Prabowo dan Putin Dorong Konektivitas Maritim Dua Negara Pasifik
-
NUSANTARA03/09/2026 19:30 WIBDinkes Sidoarjo Catat 664 Korban Keracunan MBG, 77 Pasien Masih Dirawat Intensif