Connect with us

OLAHRAGA

Kalah Telak dari Persemi, Persintan Intan Jaya Evaluasi Lini Belakang

Aktualitas.id -

onferensi pers Pelatih Persintan Intan Jaya Raimon Jagani bersama Kapten Bil Hein Dicky Keno usai laga melawan Persemi Mimika, di Stadion Wania Imipi, Mimika, Papua Tengah
Konferensi pers Pelatih Persintan Intan Jaya Raimon Jagani bersama Kapten Bil Hein Dicky Keno usai laga melawan Persemi Mimika, di Stadion Wania Imipi, Mimika, Papua Tengah, Selasa (10/3/2026). Ahmad

AKTUALITAS.ID – Persintan Intan Jaya menelan kekalahan telak pada laga pembuka Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah setelah dibungkam tuan rumah Persemi Mimika dengan skor 4-0 di Stadion Wania Imipi, Mimika, Selasa (10/3/2026).

Tim asuhan Pelatih Kepala Raimon Jagani gagal mengimbangi permainan cepat Persemi sejak awal laga. Persintan kesulitan menutup ruang serangan lawan sehingga gawang mereka empat kali kebobolan tanpa mampu membalas satu gol pun.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Raimon Jagani mengakui keunggulan tuan rumah sekaligus menyoroti minimnya waktu persiapan yang dimiliki timnya sebelum turnamen bergulir.

“Mengenai hasil pertandingan hari ini, jujur kami akui Persemi bermain sangat baik. Mereka tampil sebagai tuan rumah dengan persiapan yang matang. Sementara kami, Persintan Intan Jaya memiliki keterbatasan dalam hal persiapan,” ujar Raimon.

Ia menilai kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih, terutama pada koordinasi lini belakang yang dinilai kerap terlambat merespons serangan cepat Persemi.

“Evaluasi utama saya ada pada koordinasi di lini belakang dan transisi dari menyerang ke bertahan,” kata Raimon.

Menurutnya, sebagian besar gol yang bersarang ke gawang Persintan terjadi karena pemain kehilangan fokus saat menghadapi serangan balik cepat dari tim tuan rumah.

“Gol-gol yang tercipta tadi rata-rata karena anak-anak kehilangan fokus dan terlambat menutup ruang ketika lawan melakukan serangan cepat,” ujarnya.

Selain masalah taktik, kondisi fisik pemain juga menjadi perhatian tim pelatih. Persintan terlihat kehilangan stamina pada babak kedua sehingga kesulitan memberikan tekanan balik kepada Persemi.

Situasi itu membuat tuan rumah menguasai jalannya pertandingan hingga peluit akhir dibunyikan.

Manajemen Persintan mengisyaratkan akan melakukan rotasi pemain pada laga berikutnya mengingat jadwal turnamen yang padat tanpa jeda hari istirahat. Langkah tersebut diambil untuk menjaga kebugaran pemain sekaligus menghindari risiko cedera.

“Kami mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Intan Jaya. Kami akan berupaya bangkit di pertandingan berikutnya. Kekalahan hari ini menjadi evaluasi besar bagi tim pelatih untuk meramu strategi yang lebih baik,” ujar Raimon.

Kapten Persintan Intan Jaya Bil Hein Dicky Keno juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Intan Jaya atas hasil yang diraih pada pertandingan pembuka tersebut.

“Kecewa pasti ada, itu manusiawi. Tapi pelatih sudah ingatkan turnamen belum berakhir. Kami masih punya sisa pertandingan di grup ini. Sekarang fokus kami mengembalikan mental dan kebugaran fisik secepat mungkin. Kami tidak mau larut dalam kekalahan hari ini,” kata Dicky.

Hasil ini menempatkan Persintan Intan Jaya di posisi terbawah klasemen sementara Grup A Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah. Tim pelatih berharap skuadnya mampu bangkit dan meraih poin pada laga sisa fase grup. (Ahmad)

TRENDING