POLITIK
Soal Jatah Menteri PAN di Kabinet Prabowo, Zulhas : Kami Ikuti Saja
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas mengaku sudah memasrahkan jatah menteri untuk partainya ke Presiden terpilih Prabowo Subianto. Ia menegaskan komposisi kabinet merupakan hak prerogatif presiden. Hal itu ia sampaikan merespons pertanyaan perihal peluang dirinya menjadi Menteri Koordinator di pemerintahan Prabowo-Gibran Rakabuming Raka.
“Ya kalau menteri itu, itu prerogatifnya bapak presiden terpilih ya. Kami ikut saja,” kata Zulhas di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (4/10/2024).
Zulhas tak ingin mengomentari lebih lanjut perihal jatah menteri untuk parpol lain hingga PDIP yang disebut kuat akan bergabung di kabinet Prabowo.
Saat ditanya apakah Gibran, wakil presiden terpilih sekaligus anak sulung Presiden Joko Widodo ikut dilibatkan dalam pemilihan komposisi menteri, Zulhas tidak ingin mengomentari lebih lanjut.
“Sudah itu saja,” ujarnya.
PAN sebelumnya berharap partainya mendapat lebih banyak kursi menteri di kabinet Prabowo.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN Eko Patrio mengatakan partainya sudah mendukung Prabowo sebagai calon presiden pada tiga edisi pilpres terakhir.
Saat ini, kata Eko, pembahasan kabinet masih berlangsung cair meski komunikasi terus intens dilakukan. Komunikasi terutama dilakukan Prabowo dengan Zulhas. (Damar Ramadhan)
-
EKBIS11/02/2026 11:30 WIBHarga Emas Antam Hari Ini Rabu 11 Februari 2026 Turun Rp7.000 per Gram
-
NASIONAL11/02/2026 11:00 WIBPelayanan Haji 2027, Kementerian Haji Minta Tambahan Anggaran Rp3,1 Triliun
-
DUNIA11/02/2026 12:00 WIBWHO Konfirmasi Kematian Perempuan di Bangladesh Akibat Virus Nipah
-
NASIONAL11/02/2026 13:00 WIBBantu Warga Gaza, Mensesneg Ungkap RI Bakal Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian
-
POLITIK11/02/2026 14:00 WIBNasDem Belum Putuskan Dukungan Prabowo Dua Periode
-
RAGAM11/02/2026 12:30 WIBAda Libur Panjang Imlek 2026, Berikut Rinciannya
-
JABODETABEK11/02/2026 19:00 WIBParkir Liar dan PKL di Pancoran Glodok Ditertibkan Petugas
-
JABODETABEK11/02/2026 14:30 WIBPaspampres Bantah Anggotanya Terlibat Penganiayaan Ojol di Kembangan

















