POLITIK
Koalisi Permanen, Pengamat: Bahlil Lagi Berusaha Amankan Posisi Ketum Partai Golkar
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengusulkan pembentukan koalisi permanen kepada Presiden Prabowo Subianto saat puncak HUT Partai Golkar, sebuah gagasan yang langsung memicu respons dari pengamat politik dan publikasi media nasional. Usulan ini dipandang bukan sekadar gagasan tata pemerintahan, melainkan langkah politik yang strategis untuk menegaskan posisi Golkar dalam pemerintahan saat ini.
Pengamat politik Yusak Farchan menilai bahwa Bahlil sedang bermanuver untuk menegaskan Golkar sebagai sekutu paling loyal Prabowo dan sekaligus mengamankan posisinya sebagai ketua umum dari potensi gejolak internal. Menurut Yusak, inisiatif koalisi permanen dapat menjadi alat bargaining agar saham politik Golkar di pemerintahan terlihat lebih besar di mata presiden.
Jika Prabowo menyetujui, dukungan presiden dipandang mampu meredam upaya kudeta internal terhadap Bahlil, tutur Yusak, Senin (8/12/2025).
Beberapa analis menyoroti dua dimensi penting dari usulan ini: stabilitas pemerintahan dan kepentingan internal partai. Secara formal, koalisi permanen dapat menawarkan kepastian politik menjelang 2029, namun keberhasilan wacana tersebut sangat bergantung pada dinamika politik antarpartai dan respons publik. Di sisi lain, bagi Golkar internal, inisiatif ini berfungsi sebagai alat konsolidasi untuk meredam rivalitas dan memperkuat kontrol kepemimpinan.
Pihak istana dan partai koalisi lain belum mengeluarkan pernyataan resmi yang mengikat terkait langkah legislatif atau perubahan konstitusional untuk mewujudkan koalisi permanen. Hingga saat ini, usulan Bahlil lebih diposisikan sebagai wacana politik yang perlu diuji kelayakan dan dukungan politiknya. (Bowo/Mun)
-
JABODETABEK14/03/2026 10:30 WIBDishub DKI Hentikan CFD Jakarta saat Libur Lebaran
-
NASIONAL14/03/2026 13:00 WIBAhmad Sahroni: Polisi Harus Transparan soal Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
-
DUNIA14/03/2026 08:00 WIBPentagon Sebut Mojtaba Khamenei Terluka Usai Jadi Pemimpin Iran
-
DUNIA14/03/2026 12:00 WIBCENTCOM Pastikan 6 Awak KC-135 Tewas dalam Kecelakaan
-
NASIONAL14/03/2026 07:00 WIBKader PKB Syamsul Auliya Ditangkap KPK dalam OTT Proyek Pemkab Cilacap
-
NASIONAL14/03/2026 09:00 WIBPRIMA Kecam Keras Dugaan Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
-
NASIONAL14/03/2026 14:00 WIBMenag: Umat Islam Dua Kali Rugi Jika Boikot Produk Pro-Israel
-
NUSANTARA14/03/2026 08:30 WIBBMKG: Eks-Siklon Nuri Picu Potensi Hujan Lebat di Indonesia

















