POLITIK
Puadi Minta Mahasiswa Jadi Agen Literasi dan Aktif Awasi Pemilu
AKTUALITAS.ID – Anggota Bawaslu RI Puadi mendorong mahasiswa mengambil peran lebih aktif dalam pengawasan pemilu dengan menjadi agen literasi dan agen digital. Mahasiswa juga diharapkan berpartisipasi menyampaikan informasi awal ketika menemukan dugaan pelanggaran agar dapat ditelusuri dan didalami oleh Bawaslu.
“Kami berharap mahasiswa ini sebagai agen literasi, sebagai agen digital, dan kemudian juga tidak berhenti sampai di sini untuk tetap melakukan sosialisasi yang secara efektif dilakukan,” ujar Puadi dalam kegiatan Bawaslu Campus Connect dengan tema “Generasi Digital, Demokrasi Transparan” di Universitas Indonesia, Rabu (30/9/2026).
Puadi menjelaskan, peningkatan literasi diharapkan tidak berhenti pada pemahaman mengenai demokrasi dan kepemiluan. Pengetahuan tersebut perlu mendorong mahasiswa terlibat dalam proses pengawasan.
Mahasiswa juga tidak hanya ditempatkan sebagai penerima atau konsumen informasi. Civitas akademika didorong ikut memproduksi dan menyebarluaskan informasi mengenai demokrasi serta kepemiluan.
“Kami ingin civitas akademik terutama mahasiswa tidak hanya menyampaikan informasi, tidak hanya menjadi konsumen informasi. Kami ingin civitas akademik mahasiswa untuk bisa menjadi produsen informasi,” kata Puadi.
Bawaslu juga berharap mahasiswa berpartisipasi apabila menemukan informasi mengenai dugaan pelanggaran. Informasi awal tersebut dapat disampaikan kepada Bawaslu untuk ditindaklanjuti melalui mekanisme yang tersedia.
“Ketika nanti ke depannya adanya dugaan-dugaan pelanggaran untuk bisa disampaikan kepada kami, sehingga kami mudah untuk bisa mengeksekusi manakala ada informasi awal,” tutur Puadi.
Ia menjelaskan, informasi awal tidak otomatis menjadi temuan. Bawaslu terlebih dahulu melakukan penelusuran dan pendalaman sebelum menentukan tindak lanjut.
“Informasi awal itu dilakukan penelusuran, adanya pendalaman, untuk bisa dijadikan sebuah temuan. Karena pintu masuk dalam penanganan pelanggaran itu melalui pintu laporan dan pintu temuan,” ujar Puadi.
Puadi juga mendorong mahasiswa terus meningkatkan pengetahuan mengenai kepemiluan agar mampu menghadapi berbagai persoalan informasi yang muncul dalam proses demokrasi.
Literasi tersebut, kata dia, dapat digunakan untuk memahami hoaks, disinformasi, serta berbagai informasi yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran.
“Kami berharap ke depannya partisipasi terutama mahasiswa untuk tetap menambah literasi pengetahuan, yang kemudian informasi-informasi ini menjadi bahan pengetahuan untuk paling tidak menangkal adanya persoalan-persoalan yang menyangkut hoaks, disinformasi, adanya kasus-kasus berkaitan tentang dugaan pelanggaran,” kata Puadi.
Selain memperkuat keterlibatan mahasiswa, Bawaslu juga menjadikan pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari transformasi pengawasan ke depan.
Puadi berharap sosialisasi mengenai pemanfaatan teknologi digital dapat menjangkau lingkungan perguruan tinggi sehingga civitas akademika semakin memahami mekanisme pengawasan dan dapat ikut berpartisipasi.
“Ini merupakan satu arena bagaimana Bawaslu ke depannya untuk bisa bertransformasi digital, agar sosialisasi ini tersampaikan kepada civitas akademik untuk bisa disosialisasikan dan untuk bisa berpartisipasi manakala adanya dugaan,” ujar Puadi.
Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, Bawaslu berharap mahasiswa tidak hanya memahami proses pengawasan pemilu, tetapi juga berperan dalam memperluas literasi serta menyampaikan informasi ketika menemukan dugaan pelanggaran.
-
NASIONAL29/09/2026 20:00 WIBGercep! Kemensos Selamatkan Bocah 12 Tahun Tak Sekolah
-
NASIONAL29/09/2026 19:00 WIBDPR Desak Napi Lapas Mewah Dikirim ke Nusakambangan
-
RAGAM29/09/2026 21:30 WIBFestival Generasi Cerdas 2026 Tampilkan Karya dan Prestasi Sekolah Binaan Astra
-
NASIONAL29/09/2026 17:00 WIBOmbudsman Bongkar Dugaan Pungli Rp150 Ribu di Lapas Cibinong
-
DUNIA29/09/2026 18:00 WIBGelombang Demo Siswa Menjalar ke Berbagai Kota Prancis
-
DUNIA29/09/2026 21:00 WIBTrump Ketuk Pintu Iran, Teheran Ogah Buka
-
NUSANTARA30/09/2026 07:30 WIBHIV/AIDS di Lebak Tembus 85 Orang
-
NASIONAL30/09/2026 06:00 WIBAgun Desak Ombudsman Tindak Lanjut Temuan Lapas Cibinong