RAGAM
Lindungi Mental, Akses Medsos Bagi Pelajar Akan Dibatasi
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menyusun kebijakan pembatasan akses medsos bagi para pelajar. Hal tersebut diharapkan dapat mencegah siswa mengakses konten radikal setelah insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta.
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz mengatakan bahwa pemblokiran akses digital maupun media sosial (medsos) bagi remaja merupakan kewenangan pemerintah dan diharapkan kebijakan tersebut dapat melindungi mentalitas generasi muda.
“Sangat mendukung (untuk diblokir). Bukan hanya konten yang mengarah pada ekstremisme, tapi juga konten pornografi serta konten sensitif terkait agama,” kata Aziz di Jakarta, Kamis (20/11/2025).
Aziz juga menilai pemblokiran akses digital merupakan kewenangan pemerintah. Karena itu, kebijakan ini diharapkan dapat melindungi mentalitas generasi muda.
“Ini sangat penting untuk diblokir oleh pemerintah karena hanya pemerintah yang punya kewenangan,” katanya.
Orang tua tidak mungkin bisa sepenuhnya menahan anaknya mengakses hal-hal itu. “Di rumah mungkin bisa diawasi, tapi di luar kan tidak lagi dalam kontrol kita,” ujarnya.
Aziz mengemukakan bahwa kebijakan pembatasan seharusnya dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Aziz mencontohkan sejumlah negara maju yang telah membatasi akses anak di bawah umur terhadap konten sensitif di medsos agar tidak disalahgunakan dan menjaga keamanan negara.
“Kita juga harus punya aturan yang sama. Konten sensitif atau konten yang berbau kriminal seharusnya bisa diblokir negara,” katanya
Ia berharap agar anak-anak dan remaja tidak lagi bisa mengakses konten negatif, karena nantinya bisa disalahgunakan dan berpotensi mengganggu ketahanan serta keamanan negara.
(Ari Wibowo/goeh)
-
FOTO17/03/2026 12:09 WIBFOTO: Menaker Yassierli Lepas Mudik Gratis 1.545 Pekerja United Tractors
-
JABODETABEK17/03/2026 18:18 WIBMenaker Yassierli Lepas Mudik Grup United Tractors, 1.545 Peserta Diberangkatkan
-
NASIONAL17/03/2026 11:00 WIBNasDem: Kebijakan WFH PNS Harus Terukur
-
NASIONAL17/03/2026 13:00 WIBDPR Minta Pengawasan Ketat Penjualan Air Keras
-
DUNIA17/03/2026 12:00 WIBIran Tantang AS Uji Kekuatan Angkatan Laut di Hormuz
-
RIAU17/03/2026 19:13 WIBKapolri Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
-
RIAU17/03/2026 16:00 WIBAparatur Desa Sudah Tiga Bulan Belum Terima Gaji
-
DUNIA17/03/2026 21:30 WIBTabrakan Kapal Nelayan dan Kargo, Empat Orang Meninggal Dunia

















