DUNIA
Kegagalan PBB Hentikan Pembantaian di Gaza Akibat Veto AS, Disesalkan Rusia
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Rusia menyesalkan kegagalan PBB untuk menghentikan pembantaian di Gaza akibat veto dari Amerika Serikat (AS).
“Ketidakmampuan Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan pertempuran dan pembantaian serta mengakhiri penderitaan warga sipil sangat disesalkan dan mengecewakan,” demikian disampaikan pihak kementerian dalam pernyataan yang diterbitkan di situs web resminya.
Sekelompok anggota tidak tetap DK PBB kembali berusaha mengadopsi resolusi yang menyerukan gencatan senjata di Jalur Gaza, pembebasan sandera, dan akses bagi bantuan kemanusiaan pada Kamis kemarin.
Semua anggota DK PBB mendukung rancangan resolusi tersebut kecuali AS, yang menggunakan hak vetonya untuk ketujuh kalinya sejak eskalasi krisis.
Kementerian Luar Negeri Rusia menegaskan kembali bahwa posisi Rusia terkait konflik Israel-Palestina tetap konsisten.
Meskipun mengecam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, Moskow mengatakan insiden tersebut tidak dapat dan tidak boleh digunakan sebagai dalih untuk hukuman kolektif terhadap warga Palestina atau untuk memicu perang yang lebih luas di Timur Tengah.
Rusia percaya bahwa mencapai perdamaian dan keamanan yang sejati di daerah tersebut tidak mungkin tanpa penyelesaian yang adil atas masalah Palestina dan pemenuhan hak-hak dan aspirasi yang sah dari rakyat Palestina, tambah kementerian tersebut.
(Yan Kusuma/goeh)
-
RIAU10/02/2026 19:30 WIBKasus Gajah Mati di Konsesi PT RAPP Estate Ukui, Begini Penjelasan Kapolres Pelalawan
-
FOTO10/02/2026 21:58 WIBFOTO: Istana Gelar Rapat Pimpinan TNI-POLRI
-
POLITIK11/02/2026 06:00 WIBCak Imin Masih Berpeluang Jadi Cawapres Prabowo, Tapi…
-
POLITIK11/02/2026 09:00 WIBPengamat: Proposal Zulhas Cawapres Prabowo Bukan Harga Mati bagi PAN
-
NASIONAL10/02/2026 20:30 WIBUang 50 Ribu Dolar AS Disita KPK, Usai Geledah Kantor dan Rumdis Ketua PN Depok
-
OTOTEK10/02/2026 20:00 WIBTak Mau Kalah, Toyota Andalkan Koleksi Mobil Hybrid
-
DUNIA10/02/2026 19:00 WIBKunjungan Pemimpin Israel Diprotes Ribuan Warga Australia
-
POLITIK11/02/2026 10:00 WIBGerindra: Keputusan Cawapres Prabowo 2029 Tergantung Koalisi

















