Connect with us

JABODETABEK

Update TMA Jakarta Rabu 14 Januari 2026, Sejumlah Pintu Air Berstatus Siaga

Aktualitas.id -

Ilustrasi pintu air, Dok: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Sejumlah pintu air dan pos pantau di wilayah Jakarta dan sekitarnya masih berada pada status waspada hingga siaga pada Rabu (14/1/2026). Data pemantauan tinggi muka air (TMA) sejak dini hari hingga pukul 09.00 WIB menunjukkan beberapa titik strategis seperti Pintu Air Manggarai, Pasar Ikan, dan Angke Hulu masih mencatatkan level air yang perlu diantisipasi.

Berdasarkan laporan pemantauan, Pintu Air Manggarai BKB mencatat TMA 670 cm pada pukul 09.00 WIB dengan status Siaga/Mendekati Tinggi, setelah sempat berada di level 680 cm pada dini hari. Kondisi ini menandakan aliran Sungai Ciliwung masih cukup besar dan berpotensi berdampak ke wilayah hilir.

Sementara itu, Pasar Ikan – Laut mencatatkan TMA 210 cm pada pukul 09.00 WIB dengan status Waspada, setelah sempat mencapai puncak 216 cm sekitar pukul 08.00 WIB. Kondisi ini dipengaruhi oleh pasang air laut yang berpotensi memicu banjir rob di wilayah pesisir Jakarta Utara.

Di wilayah hulu, Bendung Katulampa relatif stabil dengan TMA 30 cm dan berstatus Normal hingga Menengah. Pos Depok berada di kisaran 100–110 cm dengan status Menengah, menunjukkan aliran dari hulu masih terkendali.

Beberapa pos lain yang perlu mendapat perhatian antara lain:

Pintu Air Karet dengan TMA 310 cm (status Menengah Tinggi)

Pos Angke Hulu mencatat TMA 100 cm dan sempat naik hingga 130 cm pada dini hari

Pos Pesanggrahan berada di level 90–110 cm dengan status Tinggi

Waduk Pluit mencatat elevasi -170 cm (Menengah Tinggi), relatif stabil

Pos Cipinang Hulu stabil di 80 cm (Tinggi)

Pos Sunter Hulu berada di 110–120 cm (Menengah hingga Tinggi)

Sementara itu, Pulo Gadung terpantau stabil dengan TMA 300 cm dan berstatus Menengah Tinggi sejak dini hari.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan TMA dan kondisi cuaca. Warga yang tinggal di bantaran sungai serta wilayah rawan banjir diimbau untuk tetap waspada, memantau informasi resmi, dan menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan debit air secara tiba-tiba. (Kusuma/Mun)

TRENDING