RIAU
Perangi Narkoba, Provinsi Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba
AKTUALITAS.ID – Pemerintah Provinsi Riau bersama TNI-Polri menggelar Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba di halaman Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Sabtu, (25/4/2026). Apel ini menandai penguatan langkah terpadu dalam menghadapi peredaran narkotika yang dinilai semakin kompleks dan melibatkan jaringan lintas negara.
Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto menilai kejahatan narkotika di wilayah tersebut sudah melampaui batas lokal dan terhubung dengan jaringan internasional.
“Ini sudah luar biasa, kejahatan narkotika terjadi lintas negara. Kita berharap Satgas ini mampu menjalankan tugas dan menyelamatkan masyarakat Riau,” kata Hariyanto.
Dirinya menegaskan situasi ini membutuhkan langkah konkret dan kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan.
“Diperlukan langkah konkret dan kolaboratif untuk menyelamatkan masyarakat, khususnya generasi muda kita dari ancaman narkoba,” ujarnya.
Dilesempatan yang sama, Kapolda Riau Herry Heryawan menyebut pembentukan Satgas Anti Narkoba sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi penanganan narkotika. Ia menyinggung peristiwa di Panipahan sebagai alarm serius yang menunjukkan dampak narkoba tidak hanya pada aspek hukum, tetapi juga berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Ini jawaban konkret atas keresahan masyarakat. Negara tidak boleh kalah oleh jaringan narkoba. Seluruh kekuatan kita konsolidasikan untuk bergerak cepat, terukur, dan terkoordinasi,” kata Herry.
Dirinya menegaskan penerapan prinsip zero tolerance terhadap pelaku peredaran narkoba, baik bandar maupun pengedar. Di sisi lain, pendekatan pencegahan juga diperkuat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan Badan Narkotika Nasional untuk membangun kampung bersinar dan kampung tangguh anti narkoba.
“Ke depan, kita tidak hanya bicara penindakan, tetapi juga membangun ketahanan dari bawah. Kampung bersinar dan kampung tangguh anti narkoba menjadi bagian dari strategi besar,” ujarnya.
Selain itu, Herry menekankan upaya pemberantasan narkoba merupakan bagian dari menjaga masa depan daerah dan generasi muda.
“Melawan narkoba adalah menjaga masa depan. Ini kerja bersama, negara hadir dan masyarakat harus bergerak bersama,” katanya.
Kegiatan tersebut melibatkan kekuatan lintas sektor, mulai dari unsur TNI Angkatan Darat, Laut, dan Udara, hingga berbagai satuan di kepolisian seperti Brimob, Samapta, Polairud, Polisi Lalu Lintas, serta fungsi reserse kriminal umum, khusus, dan narkoba.
Selain itu, turut hadir Badan Narkotika Nasional Provinsi dan kabupaten kota, Kesbangpol, Satpol PP, Bea Cukai, Lembaga Pemasyarakatan, Avsec, serta organisasi masyarakat seperti Gerakan Nasional Anti Narkotika.(Bambang Irawan)
-
DUNIA02/08/2026 15:00 WIBBelasan Turis Asing Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Peru
-
OTOTEK02/08/2026 14:00 WIBBRIN Ingatkan Orbit Bumi Makin Padat Ancaman Tabrakan Satelit Mengintai
-
JABODETABEK02/08/2026 05:30 WIBMau Liburan Besok Cek Dulu Ramalan Cuaca BMKG
-
OASE02/08/2026 05:00 WIBIni Tujuan Allah Menciptakan Laki-laki dan Perempuan Menurut Al-Qur’an
-
NUSANTARA02/08/2026 13:00 WIBWasit Tarkam Dikeroyok Suporter Laga Langsung Ricuh
-
DUNIA02/08/2026 12:00 WIBKuwait Gagalkan Serangan Drone Iran ke Fasilitas Pemerintah
-
JABODETABEK02/08/2026 06:30 WIBSIM Keliling Jakarta Dibuka Pagi Ini Cek Lokasinya
-
DUNIA02/08/2026 08:00 WIBIran Siaga Penuh! AS-Israel Dikabarkan Susun Serangan Besar

















