OTOTEK
Mobil Berbasis AI Diciptakan Produsen Alat Sedot Debu
AKTUALITAS.ID – Dreame merupakan perusahaan produsen peralatan rumah tangga asal Tiongkok yang didirikan oleh Yu Hao.
Tahun lalu, perusahaan ini mengumumkan langkah agresif memasuki segmen otomotif dengan memperkenalkan tiga seri mobil konsep, termasuk merek Kosmera, Star Motor, dan Nebula.
Produsen penyedot debu asal Tiongkok itu beberapa hari lalu, mengumumkan kemitraan dengan universitas terkemuka di Amerika Serikat (AS) untuk menghadirkan kendaraan berbasis kecerdasan artifisial (AI).
Mobil pertama Dreame adalah Nebula Next 01, sedan listrik empat pintu dengan tenaga puncak 1.903 hp yang diklaim mampu mencapai waktu akselerasi dari nol hingga 100 km/jam dalam 1,8 detik, lapor Carnewschina, Kamis kemarin waktu setempat.
Sebagian besar kendaraan Dreame yang berada di bawah merek Kosmera, Star Motor, dan Nebula memiliki kemiripan desain eksterior dengan model dari Bugatti, Rolls-Royce, dan M-Hero.
Dreame menyampaikan bahwa mereka telah menjalin kerja sama dengan University of California (UC), Berkeley. Universitas ini merupakan institusi riset publik papan atas dengan sejarah sejak tahun 1868.
Kedua pihak akan menggabungkan sumber daya riset untuk mempercepat pengembangan sistem kontrol otonom kendaraan berbasis AI.
Dreame memiliki tujuan jangka panjang untuk menciptakan AI yang mampu mengendalikan seluruh mobil, mulai dari persepsi dan pengambilan keputusan hingga sasis dan sistem penggerak.
Saat ini, Dreame tengah mengembangkan sistem pembelajaran berkelanjutan, arsitektur multi-agen, dan platform komputasi.
Perusahaan tersebut menyatakan telah mempertemukan para insinyurnya dengan peneliti dari Berkeley dalam sebuah sesi yang berfokus pada kecerdasan buatan dan transportasi cerdas.
Dreame akan membagikan pembaruan terbaru dalam acara di Silicon Valley pada 27 April. Acara tersebut dilaporkan akan mencakup produk baru dan teknologi inti.
Selain Nebula Next dari Dreame yang berfokus pada mobil listrik berperforma tinggi. Dreame juga memperkenalkan Nebula Next 01X crossover dengan suspensi elektromagnetik dan opsi powertrain dengan jangkauan tambahan.
Fitur lainnya meliputi dua chip dengan daya komputasi puncak 2.000 TOPS serta sistem pengereman elektromekanis (EMB). Kendaraan ini disebut akan mulai diproduksi massal pada tahun 2027.
Dreame juga mengisyaratkan baterai solid-state “Starry Sky Crystal Core Power” dengan kapasitas tingkat sel sebesar 60 Ah (ampere-jam). Pejabat perusahaan menyatakan bahwa Dreame akan memulai pengiriman dalam jumlah kecil tahun ini.
Baterai yang baru diperkenalkan ini memiliki kepadatan energi di atas 450 Wh/kg dan efisiensi integrasi paket sebesar 85 persen.
Baterai ini juga diklaim mampu mengisi daya dari 30-80 persen dalam 10 menit, yang jauh lebih lambat dibandingkan solusi terbaru dari BYD, Geely, dan CATL.
(Purnomo/goeh)
-
NASIONAL10/06/2026 17:38 WIB5 Pegawai BPK Terjaring OTT KPK
-
NASIONAL10/06/2026 16:30 WIBLuhut: Bansos akan Diubah Jadi Transfer Tunai Langsung Rp5,4 Juta per Penerima
-
NASIONAL10/06/2026 14:00 WIBPengamat SDI: Iklim Investasi Harus Diperbaiki Jika Ingin Rupiah Kuat
-
EKBIS10/06/2026 10:15 WIBSerangan Balasan AS ke Iran Bikin Harga Minyak Dunia Naik
-
NASIONAL10/06/2026 11:00 WIBTNI Tegaskan Kesiapan di Tengah Isu Aksi Massa
-
POLITIK10/06/2026 17:30 WIBPilpres 2029 Diprediksi Head to Head Prabowo versus Anies
-
NASIONAL10/06/2026 20:47 WIBKLH Gelar Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dan Envirotech di JICC
-
NASIONAL10/06/2026 18:29 WIBEks Wakil Kepala BGN Sebut 26 Nama Diduga Terlibat Korupsi Program MBG
















