Berita
Pemilihan Wagub DKI, PKS: Usul Dilakukan Secara Tertutup
AKTUALITAS.ID – Presiden PKS Sohibul Iman mengusulkan agar pemilihan wakil gubernur DKI di DPRD dilakukan secara tertutup. Pernyataan Sohibul melengkapi dukungan PKS sebelumnya atas penyelenggaraan uji publik dalam menentukan pendamping Anies Baswedan. “Tertutup untuk menjamin mereka pemilihan sesuai dengan hati nurani,” kata Sohibul di Kantor DPP Nasdem, Jakarta, Rabu (29/1/2020) Diketahui, mekanisme pengisian posisi Wakil […]
AKTUALITAS.ID – Presiden PKS Sohibul Iman mengusulkan agar pemilihan wakil gubernur DKI di DPRD dilakukan secara tertutup. Pernyataan Sohibul melengkapi dukungan PKS sebelumnya atas penyelenggaraan uji publik dalam menentukan pendamping Anies Baswedan.
“Tertutup untuk menjamin mereka pemilihan sesuai dengan hati nurani,” kata Sohibul di Kantor DPP Nasdem, Jakarta, Rabu (29/1/2020)
Diketahui, mekanisme pengisian posisi Wakil Gubernur yang kosong diatur dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah.
Aturan itu mengharuskan PKS dan Gerindra, sebagai dua parpol pengusung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Pilkada DKI Jakarta 2017, mengajukan dua nama calon wagub untuk dikirim ke DPRD DKI melalui surat permohonan dari Gubernur. Proses pemilihannya nantinya dilakukan oleh DPRD di Gedung Parlemen Jalan Kebon Sirih, Jakarta.
Shoibul optimistis kandidat cawagub DKI Jakarta yang diusung PKS, Nurmansyah Lubis akan dipilih oleh mayoritas anggota DPRD DKI Jakarta.
Ia beralasan bahwa Nurmasyah memiliki kapasitas dan rekam jejak yang mumpuni untuk mengisi kursi Wagub. Nurmasyah, kata dia, memiliki pengalaman sebagai auditor dan sebagai anggota DPRD DKI Jakarta dua periode.
“Jadi kalau kita liat kebutuhan pak Anies saat ini, karena pak Anies serkng berbicara makro. Jadi orang dapurnya yang berbicara mikro butuh orang seperti Nurmasyah. Jadi saya liat itu sangat cocok. PKS tak sembarangan mengajukan calon,” kata dia.
Selain itu, Sohibul mendukung dilakukan uji kelayakan dan kepatutan bagi para dua kandidat calon wakil gubernur DKI Jakarta.
Uji kelayakan itu dibutuhkan untuk melihat mana kandidat yang pantas mengisi kursi Wagub DKI yang lowong usai ditinggal Sandiaga Uno yang memutuskan maju di Pilpres 2019 lalu.
“Melihat mana yang lebih penting jangan membeli kucing dalam karung. Harus kita buka kompetensinya, track record dan sebagaianya,” kata dia.
-
NASIONAL07/08/2026 06:00 WIBAmnesty Desak MBG Dihentikan Usai Dugaan Keracunan Massal
-
EKBIS07/08/2026 10:30 WIBRupiah Jadi Pecundang di Asia Pagi Ini
-
PAPUA TENGAH07/08/2026 09:00 WIBPBB: Jangan Rampas Suara Rakyat Lewat Ambang Batas Parlemen
-
RAGAM07/08/2026 01:05 WIBSJA Textile Hadirkan Strategic Fabric Partner, Bantu Brand Fashion dari Awal Produksi
-
DUNIA07/08/2026 00:00 WIBPBB: ISIS Masih Tangguh di Tengah Operasi Kontraterorisme
-
EKBIS07/08/2026 09:30 WIBIHSG Kembali Hijau
-
NASIONAL07/08/2026 11:00 WIBDPR: QRIS Diduga Dimanfaatkan untuk Deposit Judi Online
-
NASIONAL07/08/2026 10:00 WIBSatu Tahun Berlalu, KPK Belum Berani Tahan Tersangka CSR BI?

















