NUSANTARA
BMKG: Cuaca Ekstrem Ancam Jalur Penerbangan Timur
AKTUALITAS.ID – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya potensi turbulensi penerbangan di wilayah Indonesia bagian timur selama Maret 2026. Gangguan tersebut dipicu oleh pertumbuhan awan cumulonimbus yang berpotensi memunculkan cuaca ekstrem di jalur udara.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Teuku Faisal Fathani, mengatakan awan cumulonimbus atau awan CB merupakan awan konvektif yang dapat memicu hujan lebat, petir, hingga angin kencang. Kondisi ini berisiko menimbulkan turbulensi serta gangguan operasional penerbangan.
“Untuk periode Maret diprediksi wilayah timur Indonesia dan sebagian wilayah tengah memiliki potensi awan CB yang dapat menyebabkan turbulensi, petir saat penerbangan, hingga hujan lebat dan badai guntur,” kata Faisal dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, peningkatan aktivitas awan konvektif dapat memicu gangguan pada jalur penerbangan serta berdampak pada operasional sejumlah bandara, khususnya di kawasan Indonesia timur.
Selain faktor awan cumulonimbus, BMKG juga mencatat sejumlah dinamika atmosfer yang memengaruhi kondisi cuaca nasional selama Maret 2026. Fenomena tersebut antara lain penguatan monsun Asia, aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang atmosfer, hingga potensi terbentuknya siklon tropis di selatan wilayah Indonesia.
BMKG melaporkan bahwa bibit siklon tropis 95W kini telah berkembang menjadi Siklon Tropis Nuri. Sistem tersebut diperkirakan bergerak ke arah utara atau timur sehingga menjauhi wilayah Indonesia, meski tetap dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan.
Untuk meningkatkan keselamatan transportasi udara, BMKG terus memperbarui informasi meteorologi penerbangan melalui layanan System of Interactive Aviation Meteorology (INASIAM). Sistem ini memungkinkan pemantauan cuaca penerbangan secara real time bagi maskapai, otoritas bandara, dan pemangku kepentingan di sektor aviasi.
BMKG pun mengimbau maskapai dan operator penerbangan untuk terus memantau perkembangan cuaca agar dapat mengantisipasi potensi turbulensi serta gangguan operasional penerbangan selama periode cuaca dinamis di bulan Maret ini. (Kusuma/Mun)
-
NASIONAL28/10/2026 11:00 WIBCak Imin: Belum Ada Rencana Hapus BPJS
-
DUNIA28/10/2026 12:00 WIBSiaga 1! Xi Jinping Turun Gunung Saat AS Ancam Bom Iran
-
NASIONAL28/10/2026 18:05 WIBPolisi Larang Wartawan Liput Demo di Bundaran HI
-
NUSANTARA28/10/2026 12:30 WIBBanjir Kepung Aceh hingga Sumut
-
EKBIS28/10/2026 13:00 WIBGila! Haji Isam Dapat ‘Suntikan’ Dana Segar Rp40 Triliun dari Bank Mandiri
-
EKBIS28/10/2026 11:30 WIBEmas Antam Hari Ini Tembus Rp 2,57 Juta
-
EKBIS28/10/2026 10:30 WIBRupiah Melemah ke Rp18.185 per Dolar AS
-
POLITIK28/10/2026 16:00 WIBSahroni Sindir Ijazah Palsu? PSI: Sindirannya Tak Tepat
















