Connect with us

Berita

Update Corona di Jakarta 7 Mei: 4.775 Positif, 718 Sembuh, 430 Meninggal

AKTUALITAS.ID – Hingga 4.775 orang di Jakarta telah dikonfirmasi positif dijangkiti virus corona per Kamis, (7/5/2020). Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Dwi Oktavia, dari jumlah itu, DKI, mencatat ada 718 orang yang sudah sembuh. “Sebanyak 718 orang dinyatakan telah sembuh, dari total 4.775 orang kasus positif, dengan jumlah pasien […]

Aktualitas.id -

AKTUALITAS.ID – Hingga 4.775 orang di Jakarta telah dikonfirmasi positif dijangkiti virus corona per Kamis, (7/5/2020).

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Dwi Oktavia, dari jumlah itu, DKI, mencatat ada 718 orang yang sudah sembuh.

“Sebanyak 718 orang dinyatakan telah sembuh, dari total 4.775 orang kasus positif, dengan jumlah pasien meninggal sebanyak 430 orang,” ujar Dwi di Balai Kota DKI.

Dibanding Rabu kemarin, 6 Mei 2020, terjadi peningkatan jumlah kasus positif sebanyak 66 kasus, peningkatan jumlah orang yang sembuh sebanyak lima orang, dan peningkatan jumlah orang yang meninggal dunia sebanyak sepuluh orang. Pada Rabu kemarin, tercatat jumlah kasus positif adalah 4.709, jumlah orang sembuh adalah 713, dan jumlah orang yang meninggal dunia yaitu 420 orang.

Dwi menyampaikan, hingga Kamis ini, tercatat juga ada 2.199 pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit, dan 1.428 orang melakukan isolasi mandiri di rumah. Selain itu, DKI, mencatat ada 1.580 Orang Tanpa Gejala (OTG), 7.638 Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan 6.295 Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 7.638 orang (7.399 sudah selesai dipantau dan 239 masih dipantau) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 6.295 orang (5.235 sudah pulang dari perawatan dan 1.060 masih dirawat),” ujar Dwi.

Dwi juga mengemukakan, DKI, sudah melakukan rapid test atau uji cepat untuk mengonfirmasi keberadaan virus terhadap 82.652 orang di enam wilayah administrasi Jakarta. Dari jumlah itu, empat persen atau 3.155 orang dinyatakan reaktif dan mengikuti tes lanjutan untuk semakin mengonfirmasi keberadaan virus.

“Rapid test masih terus berlangsung di enam wilayah Kota/Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP),” ujar Dwi.

TRENDING