EKBIS
Mentan: Target Swasembada Gula Konsumsi Tidak Bergeser di 2027
AKTUALITAS.ID – Pemerintah berkomitmen menjaga target swasembada gula dengan memperkuat perlindungan terhadap petani tebu agar mampu meningkatkan produksi dan memenuhi kebutuhan gula konsumsi dalam negeri secara berkelanjutan.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menegaskan target swasembada gula konsumsi pada 2027 tetap berjalan sesuai rencana dan tidak mengalami pergeseran meskipun menghadapi berbagai tantangan dalam produksi dan distribusi nasional.
“Target kita adalah tahun depan (swasembada) white sugar, gula putih. Itu target kita. Mudah-mudahan tidak meleset lagi,” kata Mentan ditemui usai menghadiri Rapat Percepatan Realisasi Pendanaan Penyerapan Gabah Setara Beras di Kantor Bulog Jakarta, Senin (13/4/2026).
Menurutnya, salah satu langkah utama adalah mencegah perembesan gula rafinasi ke pasar konsumsi yang selama ini dinilai merusak harga dan merugikan petani tebu lokal.
Ia menegaskan praktik tersebut tidak boleh lagi terjadi, karena dapat mengganggu upaya pemerintah dalam mencapai swasembada gula serta melemahkan posisi petani dalam rantai pasok nasional.
“Itu tidak boleh merembes. Rafinasi tidak boleh merembes. Yang melakukan itu adalah mengkhianati petani Indonesia, petani tebu. Itu tidak boleh lagi terjadi di 2026,” ujarnya.
Pemerintah juga telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelanggaran, termasuk kasus yang sebelumnya ditemukan di sejumlah daerah seperti Jawa Tengah dan Kalimantan Selatan.
“Kalau itu terjadi, kami koordinasi (dengan) penegak hukum, itu ditindak tegas. Kemarin ada ditindak tegas dari Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, dan daerah lainnya. Itu enggak boleh,” tegasnya.
Ia menilai kondisi saat ini masih ironis karena Indonesia melakukan impor gula, namun di sisi lain produksi dalam negeri justru tidak terserap secara optimal akibat gangguan distribusi.
Karena itu, pemerintah meminta seluruh pihak untuk tidak mengganggu proses produksi dan distribusi gula nasional agar target swasembada dapat tercapai sesuai rencana pada 2027.
Mentan menegaskan pula penting untuk memastikan tidak ada lagi kebocoran gula rafinasi ke pasar konsumsi yang berpotensi merugikan petani.
Dengan pengawasan ketat dan sinergi lintas sektor, pemerintah optimistis target swasembada gula konsumsi dapat tercapai tepat waktu serta mampu memperkuat ketahanan pangan nasional Indonesia.
“Itu jangan terjadi lagi gula rafinasi merembes. Kalau kami dapatkan, insya Allah kami kolaborasi dengan aparat penegak hukum menindaklanjuti,” tutur Amran.
Selain itu, Mentan juga mengatakan pihaknya menargetkan swasembada gula industri dapat tercepat 4-5 tahun ke depan dengan fokus pembenahan menyeluruh, agar tercipta keseimbangan antara kebutuhan industri dan pasokan dalam negeri secara berkelanjutan.
“Mudah-mudahan ini (target swasembada gula industri) kalau kita secara konsisten mudah-mudahan 4-5 tahun ke depan (tercapai). Tetapi kita selesaikan satu-satu,” kata Amran.
(Purnomo/goeh)
-
JABODETABEK16/10/2026 17:30 WIBBMKG: Jakarta Mulai Terpapar Asap Karhutla Kalimantan
-
DUNIA16/10/2026 15:00 WIBAsap Karhutla Mengerikan! Langit Indonesia Jadi Sorotan Dunia
-
DUNIA16/10/2026 18:00 WIBSaudi Tuding Iran Dalang Memanasnya Perang Yaman
-
NASIONAL16/10/2026 16:00 WIBTNI Siap Tunduk Putusan MK soal Peradilan Militer
-
NASIONAL16/10/2026 18:30 WIBKPK: Dana Karhutla hingga Gempa NTT Dikoprupsi
-
NASIONAL16/10/2026 17:00 WIBDPR Desak Prabowo Buka Daftar Perusahaan Pembakar Hutan
-
NUSANTARA17/10/2026 07:30 WIBAwas! 3 Hari ke Depan Sumut Masih Terkepung Asap Beracun
-
OASE17/10/2026 05:00 WIBKisah Nabi Yunus dan Ikan Besar dalam Surat Ash-Shaffat

















