JABODETABEK
Gubernur DKI: RS Siap Tangani Pasien DBD
AKTUALITAS.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, rumah sakit serta puskesmas yang ada di Jakarta dalam kondisi siap menangani pasien demam berdarah dengue (DBD). Ia menyebut, hal itu termasuk jumlah tenaga medis, obat-obatan, dan tempat tidur pasien. “Sejauh ini kita semuanya siap secara jumlah tenaga medisnya siap, kemudian tempat tidur pun siap. Rumah sakit […]
AKTUALITAS.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, rumah sakit serta puskesmas yang ada di Jakarta dalam kondisi siap menangani pasien demam berdarah dengue (DBD). Ia menyebut, hal itu termasuk jumlah tenaga medis, obat-obatan, dan tempat tidur pasien.
“Sejauh ini kita semuanya siap secara jumlah tenaga medisnya siap, kemudian tempat tidur pun siap. Rumah sakit di Jakarta dalam kondisi siap untuk menangani kasus demam berdarah, puskesmas juga,” ujar Anies di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (3/2/2019).
Ia mengatakan, tidak ada upaya penambahan fasilitas kesehatan dalam menangani DBD. Menurut Anies, sejauh ini pelayanan kesehatan bagi pasien DBD masih terkendali. Secara jumlah kasus DBD meningkat, tetapi kapasitas rumah sakit di Jakarta cukup tinggi.
“Secara jumlah memang meningkat, tetapi kapasitas yang kita miliki cukup tinggi sehingga kita tidak punya problem kapasitas,” kata dia.
-
DUNIA14/02/2026 00:00 WIBRusia Lancarkan Serangan Rudal Besar-besaran ke Ibu Kota Ukraina
-
NUSANTARA13/02/2026 19:30 WIBGunung Semeru Meletus, Abu Vulkanik Tebal Mengarah ke Utara dan Timur Laut
-
RAGAM13/02/2026 20:30 WIBPNS Wajib Tahu: Jam Kerja Selama Ramadan 2026
-
NASIONAL13/02/2026 22:00 WIBWaka MPR Dorong Pengembangan Energi Nuklir demi Ketahanan Energi dan Net Zero 2060
-
JABODETABEK14/02/2026 10:30 WIBKurir Narkoba di Cakung Diciduk, Polisi Amankan Ratusan Gram Sabu
-
JABODETABEK14/02/2026 05:30 WIBBMKG: Jabodetabek Waspada Hujan dan Petir Sabtu 14 Februari 2026
-
POLITIK14/02/2026 06:00 WIBPRIMA Apresiasi Stimulus Ekonomi Pemerintah Jelang Ramadan 2026
-
DUNIA13/02/2026 21:00 WIBCIA Berusaha Merekrut Perwira Militer China dengan Video Propaganda

















