Berita
Akibat Kebocoran Gas PLTPB, Lima Warga Mandailing Natal Tewas
AKTUALITAS.ID – Lima orang warga Mandailing Natal, Sumatra Utara meninggal dunia akibat kebocoran gas dari proyek Pembangunan power plant Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) yang dikerjakan PT Sorik Merapi Geothermal Plant (SMGP), Senin (25/1). Puluhanwarga lainnya juga mesti dilarikan ke puskesmas. “Benar ada lima orang yang meninggal dunia akibat menghirup udara yang telah bercampur […]
AKTUALITAS.ID – Lima orang warga Mandailing Natal, Sumatra Utara meninggal dunia akibat kebocoran gas dari proyek Pembangunan power plant Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) yang dikerjakan PT Sorik Merapi Geothermal Plant (SMGP), Senin (25/1). Puluhanwarga lainnya juga mesti dilarikan ke puskesmas.
“Benar ada lima orang yang meninggal dunia akibat menghirup udara yang telah bercampur dengan gas beracun di sekitar lokasi,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, Senin (25/1).
Lihat juga: Ahli Berhasil Ubah Plastik Jadi Air dan Gas
Hadi menyebut PT SMGP memang tengah membangun power plant pembangkit listrik tenaga panas bumi di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Madina. Pengerjaan pembangunan power plant pembangkit listrik tenaga panas bumi sudah berjalan 80 persen.
“Saat itu ada pekerja PT SMGP yang bernama Deden Dermawan membuka keran master palep untuk mengalirkan panas bumi atau fluida ke pipa sbend dan membuka keran isolasi palep panas bumi atau fluida agar mengalir ke silencer tersebut,” jelasnya.
Menurut Hadi pipa keran isolasi panas bumi yang dibuka tersebut malah mengeluarkan gas beracun. Kemudian warga yang mengetahui itu mendatangi pekerja memberitahukan agar menutup keran isolasi karena telah mengeluarkan gas beracun dari sumur T02 milik PT SMGP tersebut.
“Warga mencoba menutup sumur yang mengeluarkan gas beracun itu. Akibatnya 20 orang pingsan dan lima orang meninggal dunia. Untuk para korban yang pingsan sudah dilarikan ke Puskesmas di Desa Sibanggor Jae, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal,” ungkapnya.
Sementara lima warga yang meninggal dunia bernama bernama Suratmi (46), Laila Zahra (5), Yusnidar (3), Dahni, Syahrani (14). Korban yang meninggal dunia telah dibawa ke RSUD Panyabungan untuk dilakukan visum. Tak hanya itu seorang personel polisi bernama Aipda Lestari juga dilarikan ke Puskesmas akibat menghirup gas beracun tersebut.
“Akibat jatuhnya korban jiwa karena menghirup gas beracun, untuk sementara lokasi pembangunan power plant pembangkit listrik tenaga panas bumi PT SMGP telah ditutup Polres Madina. Polisi sudah melakukan pengecekan dan olah TKP dan memasang garis polisi. Kasusnya masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.
-
RIAU16/09/2026 18:32 WIB68 Kg Sabu Lenyap Jadi Abu, Bupati Kasmarni: Setiap Gram Narkoba Mengancam Masa Depan
-
DUNIA16/09/2026 12:00 WIBAS Tekor Rp670 T Gempur Iran
-
RIAU16/09/2026 13:00 WIBSIM Bekas Disulap Jadi SIM Palsu, Polisi Bongkar Jaringan di Siak dan Pekanbaru
-
NUSANTARA16/09/2026 12:30 WIBHari Ke-9, SAR Kepung Tenggara Anak Krakatau
-
NASIONAL16/09/2026 19:30 WIBRocky Gerung: Polwan Punya Peran Penting Redam Konflik di Masyarakat
-
EKBIS16/09/2026 16:00 WIBDefiyan: RUU Migas Harus Tunduk pada Pasal 33
-
NASIONAL16/09/2026 20:51 WIBKPU Pilih Optimalkan Anggaran 2027, Pengamat: Bentuk Disiplin Efesiensi
-
POLITIK16/09/2026 17:00 WIBDede Yusuf Bocorkan Threshold 4–5 Persen

















